Pengertian Desentralisasi

3 min read

Pengertian Desentralisasi

Arti desentralisasi adalah? Dalam pelajaran Pendidikan Pancasilla dan Kewarganegaraan, tentu kita akan menemukan istilah desentralisasi dan sentralisasi pada materi otonomi daerah. Sebenarnya, apa itu desentralisasi? Berikut adalah penjelasan tentang desentralisasi dan sentralisasi. Sebelum menuju pengertian Desentralisasi dan sentralisasi, ada baiknya kamu mengetahui terlebih dahulu apa itu otonomi daerah.

Otonomi daerah adalah kebijakan, wewenang, serta kewajiban setiap pemerintah daerah otonom agar bisa mengatur dan mengurus semua kepentingan dalam pemerintahan di daerahnya sendiri dengan kepentingan masyarakat setempat yang diatur sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Untuk daerah yang menerapkan sistem otonomi daerah disebut sebagai daerah otonom.

Pengertian Desentralisasi

Desentralisasi adalah penyerahan atau pelimpahan wewenang pemerintahan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar dapat mengatur kegiatan di daerahnya sendiri berdasarkan asas otonomi.

Secara etimologis, istilah desentralisasi berasal dari bahasa Belanda, yaitu de yang berarti lepas dan centerum yang berarti pusat. Jadi, desentralisasi adalah sesuatu hal yang terlepas dari pusat.

Menurut wikipedia.org, desentralisasi adalah suatu penyerahan kekuasaan Pemerintahan oleh Pemerintah Pusat kepada daerah otonom berdasarkan Asas Otonomi. Sedangkan menurut KBBI, desentralisasi adalah sistem pemerintahan yang lebih banyak memberikan kekuasaan kepada pemerintah daerah

Pengertian Desentralisasi Menurut Para Ahli

Menurut Prof. J. Salusu, M. A, desentralisasi adalah suatu kewenangan yang relatif besar dalam membuat keputusan penting yang didelegasikan dari organisasi ke tingkat bawah secara luas melaui mata rantai komando.

Menurut Irawan Soejipto, desentralisasi adalah suatu pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat kepada pihak lain untuk dilaksanakan. Soejipto menyatakan bahwa desentralisasi merupakan suatu sistem yang digunakan dalam bidang pemerintahan merupakan kebalikan dari sentralisasi.

Menurut Jha S. N. Mathur P.C, desentralisasi adalah suatu pelimpahan kewenangan dari pemerintah pusat dengan cara dekonsentrasi pendelegasian kantor wilayah dengan devolusi kepada penjabat daerah atau badan-badan daerah.

Pengertian Desentralisasi Menurut Undang-Undang

Pengertian Desentralisasi

Berdasarkan Undang-Undang No. 5 Tahun 1974, definisi desentralisasi adalah penyerahan urusan pemerintahan pusat kepada pemerintah daerah. Penyerahan atau pelimpahan wewenang tersebut semata-mata bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan yang lebih efektif dan efisien.

Dengan demikian, desentralisasi merupakan suatu penyerahan atau pelimpahan kebijakan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah agar daerah tersebut bisa mengatur rumah tangganya sendiri. Walaupun begitu, ada beberapa kebijakan yang tidak diberikan kepada pemerintah daerah, seperti keamanan, moneter, dan lain sebagainya.

Tujuan Desentralisasi

Adapun beberapa tujuan utama dari desentralisasi adalah sebagai berikut:

  1. Sebagai usaha untuk mencegah pemusatan keuangan.
  2. Sebagai usaha pendemokrasian pemerintah daerah untuk mengikutsertakan rakyat dalam penyelenggaraan pemerintahan.
  3. Sebagai penyusunan program-program untuk perbaikan sosial-ekonomi pada tingkat lokal, sehingga dapat lebih realistis.

Baca juga: Pembagian Kekuasaan di Indonesia

Asas Desentralisasi

Asas desentralisasi adalah penyelenggaraan pemerintahan dilakukan dengan cara pelimpahan berupa urusan dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah, sehingga daerah tersebut dapat mengurus daerah atau rumah tangganya sendiri. Pelimpahan urusan daerah tersebut bertujuan agar masyarakat ikut serta dalam penyelenggaraan pemerintah di daerahnya sendiri.

Ciri-Ciri Desentralisasi

Adapun ciri-ciri dari desentralisasi adalah sebagai berikut:

  1. Penyerahan wewenang, bertujuan untuk melaksanakan fungsi pemerintahan dari pemerintah pusat kepada daerah otonom
  2. Fungsi pemerintahan diserahkan secara rinci
  3. Penerima wewenang adalah daerah otonom

Kelebihan Desentralisasi

Desentralisasi adalah kebijakan yang memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Mengurangi bertumpuknya pekerjaan di pemerintah pusat karena beberapa wewenang dan kebijakan diberikan kepada pemerintah daerah.
  2. Pemerintah daerah tidak perlu menunggu konfirmasi dan instruksi dari pemerintah pusat atas segala permasalahan yang terjadi di daerahnya.
  3. Hubungan permerintah pusat dan pemerintah daerah akan menimbulkan gairah kerja yang tinggi.
  4. Mengurangi biokrasi dalam arti buruk karena setiap keputusan bisa langsung dilaksanakan.

Kekurangan Desentralisasi

Selain kelebihan, asas desentralisasi juga memiliki kekurangan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Bertambah besarnya organ pemerintahan sehingga bisa mengakibatkan lemahnya koordinasi.
  2. Keseimbangan dan kesesuaian antara macam-macam kepentingan daerah sangat rentan terganggu.
  3. Keputusan yang diambil membutuhkan waktu yang lama karena biasanya terlalu banyak untuk berunding untuk menyelesaikan masalah.

Pengertian Sentralisasi

Pengertian Desentralisasi

Selain pengertian desentralisasi, dalam pemerintahan juga dikenal sentralisasi. Sentralisasi adalah penyerahan wewenang dan kekuasaan seluruhnya kepada pemerintah pusat. Wewenang yang diberikan kepada pemerintah pusat adalah wewenang politik dan kewenangan administrasi.

Kewenangan politik adalah kewenangan untuk membuat dan memutuskan kebijakan-kebijakan yang akan diterapkan. Sedangkan wewenang administrasi adalah kewenangan dalam menjalani kebijakan yang diterapkan.

Ciri-Ciri Sentralisasi

Adapun ciri-ciri sentralisasi adalah sebagai berikut.

  1. Pemusatan kekuasaan di pusat
  2. Yang mengurusnya adalah pemerintah pusat

Kelebihan Sentralisasi

Sentralisasi memiliki beberapa kelebihan, diantaranya adalah sebagai berikut:

  1. Totaliteralisme dalam bidang pendidikan.
  2. Memiliki keseragaman dalam hal manajemen, mulai dari aspek perencanaan, pengelolaan, evaluasi, hingga model pengembangan dan pembelajaran sekolah.
  3. Memiliki keseragaman pola pemberdayaan masyarakat.
  4. Perencanaan dan pengembangan organisasi lebih terintegrasi.
  5. Organisasi akan menjadi lebih efisien karena seluruh aktivitas organisasi terpusat sehingga pengambilan keputusan menjadi lebih mudah.

Perbedaan Desentralisasi dan Sentralisasi

Dilihat dari pengertian di atas, tentu desentralisasi berbeda dengan sentralisasi. Ada beberapa perbedaan antara desentralisasi dan sentralisasi, beirkut perbedaannya.

Desentralisasi adalah penyerahan wewenang dari pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Sedangkan sentralisasi sebaliknya, yaitu penyerahan wewenang dari pemerintah daerah ke pemerintah pusat secara menyeluruh. Kedua sistem tersebut adalah sistem pemerintahan yang sering dipakai di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Baik desentralisasi maupun sentralisasi, keduanya memiliki berbagai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Jadi, untuk pemilihan sistem pemerintahan sendiri tergantung bagaimana kondisi daerah dan kebutuhan negara tersebut. Dengan adanya desentralisasi maupun sentralisasi ini, membuat pemerintahan di dalam negara menjadi lebih terarah dan terorganisir sehingga masyarakat bisa merasakan hasil dari pemerintahan yang baik.

Ok, itulah  pengertian desentralisasi dan sentralisasi beserta perbedannya. Semoga bisa membantu dan meringankan kamu dalam mencari materi tentang sistem otonomi daerah ini. Nantikan untuk beberapa materi lainnya yang bisa kamu dapatkan di sini. Sampai jumpa dan semangat belajar!

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Desentralisasi

Desentralisasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *