Prinsip-Prinsip Demokrasi Pancasila

1 min read

Prinsip-Prinsip Demokrasi Pancasila

Apakah negara Indonesia menerapkan paham demokrasi? Indonesia adalah salah satu negara yang menganut paham demokrasi. Adapun paham demokrasi yang dianut oleh negara Indonesia adalah demokrasi Pancasila, karena Pancasila merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia.

Paham demokrasi Pancasila sangat sesuai dengan kepribadian bangsa yang digali dari tata nilai sosial budaya bangsa Indonesia sendiri. Lalu apa prinsip demokrasi Pancasila itu sendiri? Berikut ulasannya.

Prinsip-Prinsip Demokrasi Pancasila

Demokrasi Pancasila adalah paham demokrasi yang bersumber, dijiwai, dan diintegrasikan dengan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan Keadailan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Dardji Darmodihardjo menyatakan bahwa demokrasi Pancasila adalah paham demokrasi yang bersumber pada kepribadian dan falsafah hidup bangsa Indonesia yang perwujudannya seperti dalam ketentuan-ketentuan Pembukaan UUD 1945.

Prinsip-Prinsip Demokrasi Pancasila

Jadi, selain menerapkan prinsip-prinsip demokrasi yang bersifat universal, negara kita juga menerapkan prinsip-prinsip demokrasi Pancasila yang sering disebut degan sepuluh pilar demokrasi, yaitu sebagai berikut.

1. Demokrasi yang Berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa

Hal ini dapat ditunjukkan melalui perbuatan/perilaku yang taat dan patuh pada aturan yang berlaku serta tidak bertentangan dengan norma-norma agama.

2. Demokrasi yang Menjunjung Tinggi Hak-Hak Asasi Manusia

Hal ini dapat terlihat pada pengakuan hak asasi manusia secara resmi yang dimuat dalam undang-undang serta keseriusan aparat hukum dalam upaya pemajuan, penghormatan, dan penegakkan hak asasi manusia.

3. Demokrasi yang Berkedaulatan Rakyat

Dalam pemerintahan demokrasi, rakyat harus didahulukan dan diutamakan kepentingannya melalui wakil-wakil rakyat.

4. Demokrasi yang Didukung oleh Kecerdasan Warga Negara

Rakyat yang cerdas serta berwawasan luas dapat membedakan perbuatan-perbuatan yang membangun atau merusak. Dengan kata lain, mereka dapat menyikapi perbedaan dengan pikiran terbuka karena perbedaan adalah suatu hak asasi tiap-tiap individu dan pengakuan hak asasi manusia mutlak dalam negara demokrasi.

5. Demokrasi yang Menerapkan Prinsip Pemisahan Kekuasaan

Dengan adanya pemisahan kekuasaan, diharapkan lembaga-lembaga negara dapat lebih fokus pada tugas dan wewenang masing-masing.

6. Demokrasi yagn Menjamin Pelaksanaan Otonomi Daerah

Dengan diterapkannya otonomi daerah, tiap-tiap daerah mempunyai kesempatan untuk maju dan mengembangkan potensi melalui keunikan-keunikan atau kelebihan-kelebihan yang mereka miliki.

7. Demokrasi yang Menerapkan Prinsip Negara Hukum

Segala sesuatu perbuatan didasarkan pada hukum dan peraturan yang berlaku, serta hukum ini sifatnya mengikat warga negara termasuk penyelenggara negara.

8. Demokrasi yang Melaksanakan Peradilan yang Bebas dan Tidak Memihak

Dalam negara demokrasi, badan peradilan bersifat merdeka dan berjalan di atas nama keadilan. Dengan kata lain, untuk menegakkan keadilan harus melalui jalur-jalur yang benar dan tidak terpengaruh badan-badan/pihak-pihak lain.

9. Demokrasi yang Mengusahakan Kesejahteraan Rakyat

Demokrasi harus lebih mengutamakan kehendak rakyat, termasuk di dalamnya adalah mengusahakan kesejahteraan rakyat.

10. Demokrasi yang Mewujudkan Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Tujuan utama demokrasi adalah mewujudkan keadilan sosial yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.

Prinsip-prinsip tersebut pada dasarnya sama dengan prinsip demokrasi universal karena lebih mengutamakan kepentingan rakyat, tetapi prinsip tersebut masih tetap mempertahankan ciri khas jiwa dan kepribadian masyarakat Indonesia.

Baca juga: Pengertian Demokrasi, Ciri-Ciri, Jenis, Macam dan Nilai

Nah, itulah dia artikel mengenai prinsip-prinsip demokrasi Pancasila yang dianut oleh Indonesia. Demikian artikel yang dapat kami bagikan tentang salah satu materi pendidikan kewarganegaraan dalam bab demokrasi, sekian dan semoga bermanfaat.

Poer
Poer Nothingツ
Poer Nothingツ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *