<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Definisi - Freedomnesia</title>
	<atom:link href="https://www.freedomnesia.id/tag/definisi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.freedomnesia.id</link>
	<description>Kebebasan Ilmu Pengetahuan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 03 Oct 2022 03:00:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/06/cropped-Freedomnesia-Logo-32x32.png</url>
	<title>Definisi - Freedomnesia</title>
	<link>https://www.freedomnesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Arti Prognosa, Diagnosa, dan Prognosis</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/prognosa-diagnosa-dan-prognosis/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/prognosa-diagnosa-dan-prognosis/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Sep 2022 09:05:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Biologi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=939</guid>

					<description><![CDATA[<p>Arti Prognosa adalah? Dalam dunia medis terdapat beberapa istilah umum seperti diagnosa, prognosa atau prognosis. Istilah tersebut tidak cuman terbatas dalam bidang medis saja. Diagnosa mengacu pada identifikasi dan juga penyebab fenomena, sedangkan prognosa dan prognosis mengacu pada masa depan kondisi. Nah, pada artikel ini kita akan membahas mengenai apa itu diagnosa, prognosa, dan juga [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/prognosa-diagnosa-dan-prognosis/">Arti Prognosa, Diagnosa, dan Prognosis</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Arti Prognosa adalah?</strong> Dalam dunia medis terdapat beberapa istilah umum seperti diagnosa, prognosa atau prognosis. Istilah tersebut tidak cuman terbatas dalam bidang medis saja. Diagnosa mengacu pada identifikasi dan juga penyebab fenomena, sedangkan prognosa dan prognosis mengacu pada masa depan kondisi.</p>
<p>Nah, pada artikel ini kita akan membahas mengenai apa itu diagnosa, prognosa, dan juga prognosis yang banyak diajarkan di sekolah dalam meteri pelajaran biologi dan juga ekonomi. Berikut pengertian dari diagnosa, prognosa, dan juga prognosis.</p>
<h2>Pengertian Diagnosa</h2>
<p>Diagnosa adalah suatu cara penentuan jenis penyakit dengan memeriksa atau meneliti gejala-gejala yang timbul atau terjadi dengan memeriksa suatu hal, contohnya seperti memeriksa bagian tubuh mana yang sakit, kemudian menyimpulkan penyakit apa yang diderita.</p>
<blockquote><p><strong>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)</strong>, diagnosa adalah suatu cara penentuan jenis penyakit dengan cara meneliti atau memeriksa gejala-gejalanya.</p></blockquote>
<p>Dalam sosiologi, diagnosa adalah pemeriksaan terhadap suatu hal. Sedangkan dalam dunia medis, diagnosa adalah penentuan jenis penyakit berdasarkan tanda atau gejala yang timbul dengan menggunakan suatu cara atau alat seperti laboratorium, Rontgen (radiografi), foto, dan klinik.</p>
<p>Diagnosa hampir sama dengan diagnosis, tapi diagnosis mengacu pada identifikasi menganai sesuatu. Jadi diagnosis tidak hanya digunakan dalam bidang medis, tapi juga digunakan dalam bidang teknik, bisnis, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya.</p>
<p>Diagnosis medis adalah suatu cara penentuan kondisi kesehatan yang sedang dialami oleh seseorang sebagai dasar pengambilan keputusan medis untuk prognosis dan pengobatan. Umumnya, diagnosis dilakukan untuk menjelaskan apa gejala dan tanda klinis yang dialami oleh pasien, terutama dalam membedakan kondisi lain yang serupa.</p>
<p>Dengan demikian, diagnosis adalah kesimpulan atau evaluasi yang didapat dari suatu percobaan atau temuan.</p>
<h2>Pengertian Prognosa</h2>
<p>Prognosa adalah sebuah bentuk pengacuan kepada masa depan dari sebuah kondisi yang ada. Prognosa memberikan sebuah penjelasan mengenai kemungkinan dari suatu kondisi, dimana jika sudah jelas dapat dilakukan penjelesaian.</p>
<p>Sebuah prognosa tidaklah menjadi sebuah tujuan dibandingkan dengan pengukuran, namun prognosa menjadi sebuah bentuk komentar subjektif yang didasari atas berbagai macam kasus yang terjadi di masa lampau.</p>
<p>Pengertian lainnya, prognosa adalah sebuah angka proyeksi dari pencapaian tahunan yang sedang berjalan, dimanakan dibuat sebagai bentuk dasar dari penetapan target yang ada di masa depan.</p>
<p>Prognosa mengacu pada masa depan kondisi, dimana akan menjelaskan kemungkinan kondisi untuk bisa diselesaikan. Prognosa tidak memberikan gagasan tentang durasi. Dalam prngobatan, prognosis bisa baik atau buruk.</p>
<h2>Pengertian Prognosis</h2>
<p>Prognosis adalah suatu tindakan untuk memprediksi perjalanan penyakit yang didasarkan pada informasi diagnosis yang tersedia atau yang sudah dilakukan sebelumnya. Prognosis ini menunjukkan prediksi dokter mengenai bagaimana perkembangan kondisi pasien dan apakah ada kemungkinan untuk bisa pulih.</p>
<blockquote><p><strong>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)</strong>, prognosis adalah suatu ramalan tentang peristiwa yang akan terjadi, khususnya yang berhubungan dengan penyakit dan juga penyembuha setelah operasi.</p></blockquote>
<p>Dalam dunia medis, prognosis umumnya digunakan dalam laporan medis dari pandangan dokter mengenai suatu kasus, terutama dalam hal penyakit seperti kanker, patah kaki, dan lain sebagainya.</p>
<h3>Tujuan dan Fungsi Prognosis</h3>
<p>Tujuan prognosis adalah untuk mengkomunikasikan prediksi dari kondisi pasien di masa datang mengenai penyakit yang diderita. Sedangkan fungsi dari prognosis adalah untuk menentukan rencana terapi selanjutnya sebagai bahan pertimbangan perawatan dan juga rehabilitasi.</p>
<p>Prognosis akan mengungkapkan apa yang paling mungkin terjadi di masa depan berdasarkan apa yang sudah diketahui saat dilakukan pemeriksaan (diagnosa). Terkadang diagnosis tidak akurat, sehingga terjadi salah tafsir. Namun, biasanya diagnosis tepat tapi prognosisnya kurang akurat, dan kadang-kadang keduanya, yaitu diagnosis dan prognosisnya akurat.</p>
<p>Proknosis atau prediksi di masa depan harus dilakukan dengan hati-hati sehingga prognosisnya bisa akurat dan sesuai dengan diagnosa yang ada. Hal ini juga untuk mengantisipasi adanya konsekuensi yang lebih berat pada saat penyembuhan atau pemulihan. Jadi, untuk mewujudkan penyembuhan yang efektif dibutuhkan prognosis yang efektif pula.</p>
<p>Nah, itulah artikel yang dapat saya bagikan mengenai pengertian diagnosa, prognosa, dan juga prognosis beserta fungsi dan tujuan. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai istilah dalam dunia medis dan semoga bermanfaat.</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/prognosa-diagnosa-dan-prognosis/">Arti Prognosa, Diagnosa, dan Prognosis</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/prognosa-diagnosa-dan-prognosis/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Terminologi</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/terminologi/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/terminologi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 25 Oct 2019 07:35:21 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=805</guid>

					<description><![CDATA[<p>Terminologi adalah? Pengertian terminologi yaitu suatu usaha untuk menjelaskan pengertian dari suatu istilah, lalu memperjelasnya sehingga tidak melenceng dari pengertian yang sebenarnya. Ada beberapa contoh istilah terminologi sesuai dengan bidang Ilmu-ilmu tertentu beserta pengertiannya, antara lain : Terminologi Medis atau Kedokderan Pengertian terminologi medis atau kedokteran yakni ilmu yang membahas tentang medis yang digunakan oleh [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/terminologi/">Pengertian Terminologi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Terminologi adalah?</strong> Pengertian terminologi yaitu suatu usaha untuk menjelaskan pengertian dari suatu istilah, lalu memperjelasnya sehingga tidak melenceng dari pengertian yang sebenarnya. Ada beberapa contoh istilah terminologi sesuai dengan bidang Ilmu-ilmu tertentu beserta pengertiannya, antara lain :</p>
<h2>Terminologi Medis atau Kedokderan</h2>
<p>Pengertian terminologi medis atau kedokteran yakni ilmu yang membahas tentang medis yang digunakan oleh orang-orang yang terjun secara langsung maupun tidak langsung di bidang pelayanan kesehatan atau pelayanan medis untuk masyarakat.</p>
<p>Terminologi kedokteran memiliki tujuan sebagai sarana komunikasi bagi para penggunanya. Terminologi kedokteran tersebut haruslah sesuai dengan istilah yang sedang digunakan dalam sistem klasifikasi penyakit.</p>
<p>Sedangkan dalam bidang hukum, Pengertian terminologi hukum yaitu hukum dalam konteks yang sempit dan luas atau secara menyeluruh.</p>
<h2>Terminologi Artinya</h2>
<p>Terminologi artinya khususnya dalam konteks jaringan yaitu pembangunan sebuah jaringan komputer yang sifatnya tergantung pada keadaan serta kebutuhan masing-masing individu atau suatu kelompok.</p>
<blockquote><p><strong>Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)</strong>, teminologi didefinisikan sebagai peristilahan (tentang kata-kata), atau ilmu mengenai batasan (definisi istilah).</p></blockquote>
<p>Ketika kita membaca buku atau berbicara dengan orang lain maka kita akan mendapati istilah-istilah yang bisa jadi asing atau baru kita dengar dan belum kita pahami apa maksudnya. Untuk memahaminya, kita bisa bertanya kepada orang yang sekiranya ahli di bidang tersebut atau mencari tahu dari berbagai sumber.</p>
<p>Setiap kita mencari pengertian dari sebuah istilah, biasanya kita akan diberikan dua penjelasan, yang pertama arti istilah secara etimologi atau sumber bahasa dan yang kedua arti kata secara pengertian terminologi. Pada artikel kali ini kita akan membahas tentang apa itu terminologi.</p>
<p>Terminologi disebut juga peristilahan, yakni suatu bidang ilmu yang mengkaji tentang pengertian atau definsi suatu istilah dan kegunaannya. Secara sederhana, pengertian terminologi adalah suatu penjabaran tentang apa maksud yang dari istilah tersebut sebenarnya.</p>
<h2>Contoh Terminologi</h2>
<p>Contohnya istilah ijtihad, secara bahasa atau etimologi, istilah ini artinya kesusahan atau kesulitan dan kemampuan atau kesanggupan. Hal ini tentu belum memberikan pemahaman yang jelas kepada kita mengenai maksud dari istilah tersebut. Untuk memahaminya, kita perlu menelisik arti dari istilah tersebut secara terminologi artinya, yakni bersungguh-sungguh memakai seluruh kemampuan yang dimiliki untuk melakukan sesuatu yang sukar.</p>
<p>Seperti ijtihad yang dilakukan para ulama untuk menentukan hukum suatu perilaku atau masalah yang tidak dijelaskan secara detail dalam Alquran dan Hadits.</p>
<p>Dapat kita lihat bahwa pengertian terminologi yaitu suatu istilah berhubungan dengan konteks di mana istilah tersebut digunakan. Seperti istilah ijtihad di atas yang didefinisikan dalam lingkup penentuan hukum suatu perkara di dalam agama Islam. Atau istilah fiqh yang secara etimologi mempunyai arti pengetahuan atau pemahaman. Sementara, secara terminologi istilah ini dipahami sebagai bidang ilmu dalam agama islam yang mempelajari tentang hukum-hukum atau peraturan di dalam ajaran islam.</p>
<p>Di dalam terminologi kita akan mempelajari tentang pembentukan suatu istilah dan hubungannya dengan budaya tertentu. Terdapat dua jenis istilah, yakni istilah khusus dan istilah umum.</p>
<h2>Terminologi Anatomi</h2>
<p>Terminologi anatomi adalah suatu bentuk terminologi ilmiah yang digunakan oleh para ahli anatomi, ahli zoologi, dan profesional kesehatan seperti dokter. Terminologi anatomi menggunakan banyak istilah unik, sufiks, dan awalan yang berasal dari bahasa Yunani Kuno dan Latin.</p>
<p>Terminologi artinya dalam Istilah khusus merupakan istilah yang digunakan dalam bidang-bidang tertentu dan dimengerti dengan maksud yang sama di seluruh dunia. Seperti istilah-istilah dalam bidang kedokteran, ekonomi, atau hukum.</p>
<p>Namun, ada pula istilah-istilah umum yang memiliki makna berbeda. Hal ini tergantung pada konteks kalimat atau budaya di mana istilah tersebut digunakan. Seperti istilah terima kasih yang bisa berarti ucapan terima kasih atas pemberian barang maupun bantuan dari seseorang atau digunakan sebagai penolakan dengan sopan atas suatu pemberian atau bantuan.</p>
<p>Nah, itu dia penjelasan serta ulasan singkat mengenai <em>pengertian terminologi. </em>Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu yang sedang mencari referensi atau informasi tentang pengertian terminologi.</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/terminologi/">Pengertian Terminologi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/terminologi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Kuantitas</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/kuantitas/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/kuantitas/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Sep 2019 09:15:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=673</guid>

					<description><![CDATA[<p>Kuantitas adalah? Kuantitas dan kualitas merupakan dua kata yang sering beriringan. Biasanya kata tersebut digunakan dalam mendeskripsikan suatu fakta. Misalnya sebuah barang ataupun sebuah kejadian. Kata tersebut digunakan dalam bahasa formal atau baku. Dalam bahasa sehari-hari cukup jarang digunakan karena memang kedua kata tersebut terkesan sangat formal. Walaupun selalu beriringan, namun kedua kata tersebut memiliki [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/kuantitas/">Pengertian Kuantitas</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kuantitas adalah?</strong> Kuantitas dan kualitas merupakan dua kata yang sering beriringan. Biasanya kata tersebut digunakan dalam mendeskripsikan suatu fakta. Misalnya sebuah barang ataupun sebuah kejadian. Kata tersebut digunakan dalam bahasa formal atau baku.</p>
<p>Dalam bahasa sehari-hari cukup jarang digunakan karena memang kedua kata tersebut terkesan sangat formal. Walaupun selalu beriringan, namun kedua kata tersebut memiliki makna yang berbeda. Bahkan terkadang ada saja yang masih tertukar mengenai pengertiannya.</p>
<h2>Pengertian Kuantitas</h2>
<p><strong>Kuantitas adalah</strong> tolok ukur suatu hal yang tertuju pada jumlah atau nilai yang dapat dihitung secara pasti. Misalnya jumlah peserta suatu pertemuan, jumlah karyawan, dan lain sebagainya.</p>
<p>Kuantitas biasanya selalu dibandingkan dengan kualitas. Jika disandingkan dengan kata kualitas, kata kuantitas memiliki makna yang lebih buruk dari kualitas. Banyak yang menggunakan kata ini pada kalimat &#8220;percuma kuantitasnya banyak namun tidak berkualitas&#8221;.</p>
<blockquote><p><strong>Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)</strong>, kuantitas/ku·an·ti·tas/ n adalah banyaknya (benda dan sebagainya); jumlah (sesuatu).</p></blockquote>
<h3>Pengertian Kuantitas Menurut Para Ahli</h3>
<p>Berikut beberapa definisi arti dari kuantitas menurut para ahli di dunia:</p>
<ul>
<li><strong>Menurut Thompson (1990)</strong>, kuantitas adalah kualitas sesuatu hal yang terbentuk dari proses pengukuran.</li>
<li><strong>Menurut Wungu &amp; Brotoharsojo (2003)</strong>, kuantitas adalah segala macam bentuk satuan ukuran yang berhubungan dengan jumlah hasil kerja yang dapat dinyatakan ukuran angka atau padanan angka lainnya.</li>
<li><strong>Menurut Chin &amp; Osborne (2008)</strong>, kuantitas adalah jumlah pertanyaan.</li>
<li><strong>Menurut Mangkunegara (2009)</strong>, kuantitas adalah ukuran seberapa lama seorang karyawan dapat bekerja dalam satu harinya.</li>
</ul>
<p>Kalimat tersebut sangat sering digunakan dalam membicarakan suatu keadaan. Kalimat tersebut yang menjadikan kata kuantitas agak terdengar kurang penting jika dibandingkan dengan kualitas. Padahal pada keadaan tertentu kata ini juga bisa memiliki arti sangat penting. Banyak situasi dimana mengharuskan bekerja secara bersama, contohnya seperti gotong royong.</p>
<p>Pekerjaan tersebut pastinya membutuhkan orang dengan jumlah yang banyak. Itu berarti berhubungan langsung dengan kuantitas atau jumlah orang. Pekerjaan tersebut bisa dikatakan gotong royong jika yang mengerjakannya lebih dari dua orang.</p>
<h2>Macam-Macam Kuantitas</h2>
<p>Dari definisi kuantitas di atas, bisa disimpulkan bahwa kuantitas selalu berhubungan dengan jumlah. Kuantitas secara umum memiliki beberapa macam, diantaranya kuantitas penduduk, kuantitas kerja, dan kuantitas produk. Berikut masing-masing penjelasannya!</p>
<h3>1. Kuantitas Penduduk</h3>
<p>Kuantitas penduduk adalah suatu hal yang berkaitan dengan jumlah penduduk. Dengan demikian, kebutuhan akan tenaga kerja akan segera terpenuhi dengan adanya jumlah penduduk yang memadai, sehingga tidak perlu mendatangkan tenaga kerja dari luar negeri.</p>
<p>Sedangkan pengertian lainnya, kuantitas penduduk adalah jumlah penduduk yang diukur berdasarkan perbedaan antara jumlah yang lahir, mati dan berpindah tempat tinggal.</p>
<p>Sedangkan kualitas penduduk adalah tingkat atau taraf hidup penduduk di suatu wilayah yang dapat memeuhi aspek kebutuhan hidup mereka, seperti meliputi pemenuhan kebutuhan pandangan, sandang, pakaian, perumahan, kesehatan, pendidikan, dan produktivitas</p>
<h3>2. Kuantitas Kerja</h3>
<p>Kuantitas Kerja adalah jumlah kerja yang dilaksanakan oleh seseorang pegawai atau karyawan dalam suatu periode tertentu. Hal ini bisa dilihat dari hasil kerja pegawai atau karyawan dalam kerja penggunaan waktu tertentu dan kecepatannya dalam menyelesaikan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan demikian, kuantitas kerja dapat dilihat dari jumlah kerja dan penggunaan waktu.</p>
<h3>3. Kuantitas Produk</h3>
<p>Kuantitas produk adalah jumlah suatu produk yang diproduksi, dikomsumsi, dan digunakan. Kualitas produk tentunya perlu dipertimbangkan dan juga disesuaikan dengan banyaknya permintaan. Disamping itu, kuantitas produk yang banyak juga harus diimbangi oleh kualitas.</p>
<h2>Perbedaan Kuantitas dan Kualitas</h2>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-674" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Kualitas-dan-kuantitas.jpg" alt="" width="800" height="450" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Kualitas-dan-kuantitas.jpg 800w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Kualitas-dan-kuantitas-300x169.jpg 300w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Kualitas-dan-kuantitas-768x432.jpg 768w" sizes="(max-width: 800px) 100vw, 800px" /></p>
<p>Kuantitas adalah sesuatu hal yang dapat dihitung sehingga pasti dan biasanya terkait dengan tolak ukur dalam hal jumlah. Sedangkan kualitas adalah sesuatu hal yang tidak dapat dihitung dan memiliki nilai yang tidak pasti yang terkait dengan suatu tolak ukur baik dalam kecerdasan, kemampuan, dan lain sebagainya.</p>
<p>Penyebutan kata kuantitas biasanya diucapkan tanpa menggunakan imbuhan apapun. Seperti yang kita ketahui, imbuhan apapun bisa mengubah makna dan posisi kata tersebut. Misalnya dengan menggunakan imbuhan &#8220;ber- &#8220;, maka artinya kata tersebut bermakna mempunyai. Kata kuantitas bisa saja di beri imbuhan tersebut. Namun penggunaannya sangat terdengar rancu dan kurang enak di dengar.</p>
<p>Sementara itu, kata kualitas biasa kita dengar pengucapan atau penulisannya ditambahkan imbuhan &#8220;ber-&#8221; menjadi &#8220;berkualitas&#8221;. Kata tersebut bermakna sebuah objek tersebut mempunyai kualitas. Kata ini sangat sering digunakan oleh mayoritas masyarakat. Terutama untuk menjelaskan mengenai sebuah keadaan yang perlu dideskripsikan nilainya.</p>
<p>Lain halnya dengan definisi kuantitas, kualitas berarti tolok ukur yang terkait dengan kemampuan, kecerdasan, mutu atau nilai. Nilai tersebut biasanya berdasarkan pendapat, contohnya perilaku seseorang baik atau buruk, cantik atau jelek, dll. Sebenarnya nilai juga bisa diartikan sebagai jumlah. Namun nilai yang dimaksud pada kualitas ialah seberapa bagus atau seberapa baik objek tersebut.</p>
<p>Kualitas biasanya berhubungan dengan penilaian suatu objek. Objek yang memiliki kualitas berarti memiliki performa yang bagus, tampilan yang bagus, kemampuan yang bagus atau cara kerja yang bagus. Dengan kualitas tersebut, biasanya orang akan lebih menggunakan objek tersebut untuk kebutuhannya.</p>
<h2>Contoh Kuantitas</h2>
<p>Kualitas merupakan hal yang sangat dipertimbangakan oleh seseorang. Terkadang banyak orang yang lebih mendahulukan kualitas sebelum kuantitas. Setelah kualitas tercapai, barulah mereka menambah kuantitas dari objek tersebut.</p>
<p>Misalnya pada sebuah perusahaan yang mempekerjakan banyak karyawan. Kuantitas berarti berlaku pada keadaan tersebut. Perusahaan pasti membutuhkan karyawan dengan kuantitas yang banyak. Namun perusahaan tidak ingin menanggung resiko kerugian terlalu besar dengan mempekerjakan karyawan yang tidak berkualitas.</p>
<p>Untuk menghindari hal tersebut, perusahaan akan melakukan seleksi sebelum karyawan tersebut bekerja. Jika memenuhi kriteria, berikutnya akan dilakukan pelatihan agar karyawan lebih pandai dalam bekerja. Bila saat bekerja kualitas pekerjaannya menurun, perusahaan pasti akan memecatnya dan menggantinya.</p>
<p><em>Pengertian kuantitas</em> dan kualitas sudah jelas sangat berbeda. Namun jangan keliru, jika kuantitasnya lebih tinggi, maka kualitas cenderung rendah. Sebaliknya, jika kuantitas lebih rendah, maka kualitas cenderung lebih tinggi. Meskipun kedua kata tersebut memiliki pengucapan yang hampir mirip, namun nyatanya makna keduanya tetap berbeda.</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/kuantitas/">Pengertian Kuantitas</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/kuantitas/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Eksploitasi</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/eksploitasi/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/eksploitasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Sep 2019 09:40:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=661</guid>

					<description><![CDATA[<p>Eksploitasi adalah? Seiring perkembangan zaman yang tidak terkendali, ada banyak perubahan yang terjadi pada masyarakat. Perubahan-perubahan yang terjadi meliputi berbagai hal mulai dari kebutuhan hingga sikap dan sifat masyarakat. Perubahan yang terjadi pada masyarakat bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari faktor internal maupun eksternal. Salah satu perubahan sikap yang terjadi pada masyarakat adalah timbulnya [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/eksploitasi/">Pengertian Eksploitasi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Eksploitasi adalah?</strong> Seiring perkembangan zaman yang tidak terkendali, ada banyak perubahan yang terjadi pada masyarakat. Perubahan-perubahan yang terjadi meliputi berbagai hal mulai dari kebutuhan hingga sikap dan sifat masyarakat.</p>
<p>Perubahan yang terjadi pada masyarakat bisa disebabkan oleh banyak hal mulai dari faktor internal maupun eksternal. Salah satu perubahan sikap yang terjadi pada masyarakat adalah timbulnya tindakan yang disebut eksploitasi.</p>
<h2>Pengertian Eksploitasi</h2>
<p>Eksploitasi adalah suatu tindakan yang bertujuan untuk mengambil keuntungan dari pihak tertentu secara berlebihan dan sewenang-wenang. Fenomena eksploitasi saat ini sudah banyak ditemui di masyarakat. Secara harfiah, pengertian eksploitasi merupakan pemanfaatan untuk keuntungan sendiri, penghisapan, pemerasan atas diri orang lain yang merupakan tindakan tidak terpuji.</p>
<blockquote><p><strong>Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)</strong>, eksploitasi adalah pengusahaan, pendayagunaan, dan pemanfaatan untuk keuntungan diri sendiri, contohnya seperti pengisapan atau pemerasan tenaga milik orang lain.</p></blockquote>
<p>Fenomena eksploitasi yang ada di masyarakat saat ini bisa terjadi pada siapapun dan dilakukan oleh siapapun termasuk orang terdekat. Ada berbagai jenis eksploitasi yang terjadi di masyarakat mulai dari eksploitasi alam, eksploitasi anak, hingga eksploitasi perempuan. Hal yang menyebabkan seseorang melakukan eksploitasipun cukup beragam. Tindakan eksploitasi yang dialami seseorang bisa menimbulkan beberapa dampak tergantung pada kondisi psikis korban tersebut.</p>
<h2>Faktor Penyebab Eksploitasi</h2>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-663" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Eksploitasi.png" alt="Ilustrasi eksploitasi" width="720" height="480" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Eksploitasi.png 720w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Eksploitasi-300x200.png 300w" sizes="(max-width: 720px) 100vw, 720px" /></p>
<p>Penyebab eksploitasi terkadang tidak begitu disadari oleh masyarakat. Eksploitasi yang dilakukan beberapa oknum bisa disebabkan oleh faktor-faktor yang menjadi masalah dalam kehidupan sehari-hari seperti faktor ekonomi, pendidikan, hingga budaya. Banyaknya masyarakat yang belum paham mengenai <strong>arti eksploitasi</strong> yang sebenarnya sering membuat tindakan-tindakan eksploitasi ringan di lingkungan dianggap tindakan biasa.</p>
<h3>1. Faktor Ekonomi</h3>
<p>Salah satu faktor penyebab eksploitasi yang paling mendominasi masyarakat adalah faktor ekonomi. Ekonomi menjadi salah satu faktor yang sering mempengaruhi kondisi masyarakat termasuk dalam hal bersikap. Salah salah satu tindakan eksploitasi yang sering disebabkan oleh faktor ekonomi adalah eksploitasi anak. Banyak oknum yang mempekerjakan anak-anak dibawah umur dengan alasan untuk membantu ekonomi keluarga dan hal lainnya.</p>
<p>Kasus eksploitasi anak ini banyak terjadi pada keluarga menengah kebawah. Tingginya tingkat kebutuhan dasar keluarga dan semakin tingginya harga bahan pokok menjadi penyebab tindakan eksploitasi terjadi. Masyarakat menganggap tindakan <strong>eksploitasi adalah</strong> solusi yang cukup membantu karena seluruh anggota keluarga bisa turut membantu peningkatan ekonomi keluarga. Namun tindakan ini tidak sepenuhnya benar, karena jika anak terlalu dilibatkan untuk memenuhi kebutuhan ekonomi bisa berdampak cukup buruk pada psikis anak.</p>
<h3>2. Faktor Pendidikan</h3>
<p>Faktor lain yang cukup mempengaruhi terjadinya eksploitasi yaitu faktor pendidikan. Masyarakat dengan pendidikan yang terbatas cenderung tidak memiliki keahlian khusus dalam bidang tertentu. Hal inilah yang membuat beberapa orang mudah dimanfaatkan oleh oknum lain untuk memenuhi keinginannya dengan iming-iming memenuhi kebutuhan sang korban. Beberapa masyarakat yang belum memahami <strong>pengertian eksploitasi</strong> dengan benar bahkan sering terjebak dalam beberapa pekerjaan yang mirip perbudakan dan di eksploitasi tanpa menyadari hal tersebut.</p>
<h3>3. Faktor budaya</h3>
<p>Faktor lainnya yang menyebabkan eksploitasi banyak terjadi di masyarakat adalah faktor budaya. Perubahan budaya yang terjadi di masyarakat banyak memberikan dampak pada perubahan perilaku masyarakat. Banyak masyarakat yang terpengaruh dengan perubahan gaya budaya modern sehingga melakukan beberapa tindakan diluar batas wajar seperti eksploitasi kepada orang lain tanpa disadari.</p>
<p>Faktor-faktor yang ada di sekitar masyarakat sangat berpengaruh pada terjadinya tindakan eksploitasi di masyarakat. Agar eksploitasi tidak terjadi lagi di masyarakat, hal pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memahami <em>pengertian eksploitasi</em> secara luas serta memahami dampak yang bisa timbul akibat eksploitasi tersebut.</p>
<h2>Contoh Eksploitasi</h2>
<figure id="attachment_662" aria-describedby="caption-attachment-662" style="width: 671px" class="wp-caption aligncenter"><img decoding="async" class="size-full wp-image-662" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/eksploitasi-hutan.jpg" alt="" width="671" height="335" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/eksploitasi-hutan.jpg 671w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/eksploitasi-hutan-300x150.jpg 300w" sizes="(max-width: 671px) 100vw, 671px" /><figcaption id="caption-attachment-662" class="wp-caption-text">Contoh eksploitasi pembekaran hutan untuk pembukaan kelapa sawit</figcaption></figure>
<p>Eksploitasi cukup banyak jenis dan macamnya, diantaranya adalah eksploitasi sumber daya alam, anak, hewan, hutan, minyak bumi dan masih banyak lagi. Berikut beberapa contoh eksploitasi anak diantaranya.</p>
<h3>1. Eksploitasi Anak</h3>
<p>Pengertian eksploitasi anak adalah sebuah tindakan memanfaatkan anak secara sewenang-wenang untuk kepentingan diri sendiri yang dilakukan oleh keluarga atau masyarakat dengan memaksa anak tersebut melakukan sesuatu hal tanpa memperdulikan pertubuhan mental dan fisik anak.</p>
<p>Eksploitasi anak umumnya dilakukan dengan tujuan memanfaatkan anak untuk keuntungan ekonomi. Contoh eksploitasi anak diantaranya adalah memanfaatkan anak untuk menjadi pengemis, pemulung, pengamen, penjual koran, hingga hal-hak lain demi popularitas.</p>
<h3>2. Eksploitasi Hutan</h3>
<p>Pengertian eksploitasi hutan adalah sebuah tindakan pemanfaatan atau penggunaan hutan secara berlebihan sehingga dapat mengakibatkan rusaknya lingkungan yang ada disekitarnya, serta hilangnya berbagai jenis pohon langka dan juga hewan di dalamnya.</p>
<p>Eksploitasi hutan merupakan tindakan merusak hutan dan efeknya akan terasa oleh segenap makhluk yang ada di dunia, karena hutan adalah paru-paru dunia. Umumnya eksploitasi hutan tidak memperhatikan kelestarian hutan. Contoh eksploitasi hutan adalah penebangan pohon hutan secara berlebihan baik secara legal maupun legal.</p>
<h3>3. Eksploitasi Sumber Daya Alam</h3>
<p>Pengertian eksploitasi sumber daya alam adalah sebuah tindakan mengeruk sumber daya alam secara berlebihan dengan tujuan untuk mendapat keuntungan sebesar-besarnya untuk pemenuhan kebutuhan ekonomi. Eksploitasi sumber daya alam akan menimbulkan kerusakan yang parah dan dapat menimbulkan anomali Global Warming.</p>
<p>Contoh eksploitasi hutan diantaranya adalah pembakaran hutan berskala besar dengan sengaja untuk membuka lahan kelapa sawit. Dan tentunya hal tersebut bisa merusak habitat hewan dan tanaman di dalamnya. Apalagi pembakaran hutan bisa menyebabkan asap kemana-mana dan menimbulkan penyakit ispa.</p>
<h3>4.  Eksploitasi Minyak Bumi</h3>
<p>Pengertian eksploitasi minyak bumi adalah sebuah tindakan atau usaha penambangan minyak bumi secara berlebihan baik legal maupun ilegal. Ekeploitasi minyak bumi dilakukan dengan maksud mendapatkan minyal bumi dengan jumlah banyak. Hasil dari eksploitasi tersebut menimbulkan galian yang besar yang dapat merusak lingkungan.</p>
<p>Dengan memahami eksploitasi, masyarakat bisa mengusahakan hak-hak asasi manusia masyarakat yang terjaga dan terpenuhi dengan baik.</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/eksploitasi/">Pengertian Eksploitasi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/eksploitasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Implikasi</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/pengertian-implikasi/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/pengertian-implikasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 21 Sep 2019 08:36:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Geografi]]></category>
		<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<category><![CDATA[Geologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=648</guid>

					<description><![CDATA[<p>Implikasi adalah? Implikasi artinya? Arti implikasi apa? Seringkali orang menggunakan kata atau istilah implikasi, sehingga membuat kita bingung mengenai apa sebenarnya implikasi itu? Penggunaan kata implikasi ini sebetulnya jarang digunakan di dalam kalimat obrolan sehari-hari. Penggunaan kata implikasi ini kebanyakan secara umum digunakan di dalam sebuah bahasa penelitian. Maka dari itu sedikit orang yang mau [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/pengertian-implikasi/">Pengertian Implikasi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Implikasi adalah? Implikasi artinya? Arti implikasi apa?</strong> Seringkali orang menggunakan kata atau istilah implikasi, sehingga membuat kita bingung mengenai apa sebenarnya implikasi itu? Penggunaan kata implikasi ini sebetulnya jarang digunakan di dalam kalimat obrolan sehari-hari. Penggunaan kata implikasi ini kebanyakan secara umum digunakan di dalam sebuah bahasa penelitian.</p>
<p>Maka dari itu sedikit orang yang mau untuk membahas arti implikasi itu sendiri. Namun jika mendengar istilah kata implikasi, hal pertama yang bisa terpikirkan banyak orang mengenai kata ini adalah sebuah akibat atau suatu hal perihal yang punya dampak secara langsung, kepada hal lain.</p>
<h2>Pengertian Implikasi</h2>
<p>Implikasi adalah suatu konsekuensi (akibat langsung) dari hasil penemuan suatu penelitian ilmiah. Implikasi sangat berkaitan dengan kesimpulan dan saran dalam sebuah penelitian ilmiah.</p>
<p>Kata Implikasi merupakan sebuah kata yang memiliki persamaan kata yang beragam, diantaranya adalah keterkaitan, keterlibatan, efek, akibat, konotasi, maksud, siratan, dan <a href="https://www.freedomnesia.id/hubungan-sosial/#2_Sugesti">sugesti</a>. Persamaan kata implikasi tersebut lebih umum digunakan di dalam obrolan sehari-hari. Implikasi lebih umum atau cocok digunakan di dalam konteks obrolan dalam bahasa ilmiah dan penelitian.</p>
<blockquote><p><strong>Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)</strong>, implikasi adalah sebuah keterlibatan atau dalam keadaan terlibat, yang termasuk atau tersimpul, yang disugestikan, tetapi tidak dinyatakan.</p></blockquote>
<p>Definisi implikasi menurut pakar atau para ahli belum ada yang dapat menjelaskannya secara jelas. Hal ini karena cakupan makna implikasi yang luas. Secara umum dapat dikatakan sebagai suatu konsekuensi atau akibat langsung berasal dari hasil penemuan suatu penelitian ilmiah. Pengertian atau arti implikasi  lainnya adalah suatu analisis atau hasil akhir temuan atas suatu penelitian.</p>
<p><strong>Tujuan implikasi penelitian</strong> adalah membandingkan hasil penelitian yang sudah ada dengan hasil penelitian yang terbaru atau baru dilaksanakan melalui sebuah metode.</p>
<h2>Jenis-Jenis Implikasi</h2>
<p>Terdapat jenis-jenis implikasi metode penelitian yang dilaksanakan untuk menjalankan sebuah kajian ilmiah dan penelitian. Berikut penjelasannya!</p>
<h3>1. Implikasi Teoritis</h3>
<p>Implikasi teoritis adalah dimana seorang peneliti dapat memanfaatkan kelengkapan data yang bersifat gambar-gambar atau foto. Hal ini memiliki tujuan untuk menguatkan hasil temuan dan penelitiannya. Gambar-gambar tersebut diperlukan untuk menunjang dan melengkapi hasil penelitian yang sudah dilaksanakan supaya bisa dipresentasikan kepada pihak penguji.</p>
<p>Penambahan gambar-gambar ini memiliki tujuan bukan hanya sekedar memudahkan peneliti untuk menyebutkan dan menjabarkan hasil penelitiannya, juga bermanfaat sebagai bahan pertimbangan untuk meyakinkan penguji.</p>
<h3>2. Implikasi Metodologi</h3>
<p>Pengertian implikasi metodologi dalam penelitian adalah mengkaji tentang bagaimana cara dan metode berasal dari teori-teori yang digunakan di dalam sebuah penelitian. Biasanya seorang peneliti memiliki banyak metode yang dapat atau sudah digunakan di dalam penelitiannya. Sehingga implikasi ini lebih ke sebuah refleksi seorang peneliti pada hasil penelitiannya. Hal ini karena setiap peneliti pasti memiliki cara yang khas dan metode masing-masing untuk menyelesaikan hasil penelitian tersebut.</p>
<p>Di dalam total hasil penelitian, biasanya terdapat metode yang sulit dilaksanakan maupun yang ringan di dalam pengaplikasiannya. Implikasi metodologi ini memiliki tujuan untuk menyebutkan tantangan yang dialami oleh peneliti sepanjang menyelesaikan hasil penelitian.</p>
<blockquote><p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://www.freedomnesia.id/etiologi/">Pengertian Etiologi</a></p></blockquote>
<p>Selain itu implikasi metodologi juga menyebutkan inovasi-inovasi ataupun ide-ide apa saja yang sudah ditemukan, dikembangkan serta dilaksanakan. Implikasi tersebut untuk memecahkan sebuah kasus di dalam pengetahuan pengetahuan melalui hasil penelitian.</p>
<h3>3. Implikasi Manajerial</h3>
<p>Implikasi manajerial membahas sebuah analisis atau hasil akhir dari penelitian. Tentunya analisis selanjutnya ini diperoleh berdasarkan kebijakan-kebijakan yang diterapkan pada sebuah metode penelitian. Kebijakan-kebijakan tersebut untuk hasil akhir ketentuan selanjutnya yang diperoleh melalui sebuah proses pengambilan ketentuan yang bersifat menyeluruh.</p>
<p>Implikasi kebijakan-kebijakan ini berkaitan dengan hasil penelitian selanjutnya disebut juga sebagai implikasi manajerial. Selain itu, implikasi manajerial ini memberikan fungsi bagi pengetahuan manajemen.</p>
<h2>Contoh Implikasi</h2>
<p>Berikut beberapa contoh Kalimat implikasi</p>
<ul>
<li>Implikasi manusia sebagai objek percobaan atau penelitian semakin terasa manfaat dan kepentingannya.</li>
<li>Apakah ada implikasi dalam pernyataan itu?</li>
<li>Kepentingan umum memiliki implikasi pada kepentingan pribadi sebagai anggota masyarakat.</li>
</ul>
<h3>Contoh Implikasi Penelitian</h3>
<figure id="attachment_650" aria-describedby="caption-attachment-650" style="width: 743px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-650" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Contoh-implikasi-penelitian.jpg" alt="" width="743" height="390" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Contoh-implikasi-penelitian.jpg 743w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Contoh-implikasi-penelitian-300x157.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 743px) 100vw, 743px" /><figcaption id="caption-attachment-650" class="wp-caption-text">Contoh Implikasi Penelitian</figcaption></figure>
<p>Seorang peneliti ingin meneliti tingkah laku seekor kelinci ketika bertemu dengan kelinci lainnya. Namun sebelumnya kelinci tersebut diisolasikan (diasingkan). Berdasarkan penelitian ini, Anda bisa menerapkan jenis implikasi teoritis. Implikasi dari penelitian ini adalah reaksi kelinci pertama kali dipertemukan merasa ketakutan, karena dianggap asing. Namun lama-kelamaan kelinci tersebut tidak merasa takut dan mulai terbiasa.</p>
<h3 class="css-63oe3q">Implikasi Letak Indonesia Secara Geologis</h3>
<div>
<p>Implikasi adalah sebagai dampak atau akibat dari sesuatu, sedangkan geologis merupakan cara menentukan suatu wilayah berdasarkan lempengan penyusunanya. Berdasarkan geologisnya, Indonesia terletak atau berada di dua rangkaian pegunungan muda, yaitu pegunungan Sirkum Mediterania dan pegunungan Sirkum Pasifik.</p>
<p>Dengan telak geologis yang seperti itu, dampak yang bisa ditimbukan adalah berpotensi adanya letusan gunung berapi di wilayah Indonesia. Dengan danpak negatif ini, tentunya tidak bisa kita hindari namun kita bisa mempersiapkan diri ketika bencana gunung meletus terjadi untuk meminimalisir kerugian yang lebih besar. Sedangkan untuk dampak positifnya, kondisi tanah di Indonesia cenderung lebih subur sehingga mampu ditanami oleh banyak tanaman.</p>
<p>Jadi, implikasi letak indonesia secara geologis Indonesia adalah terletak atau berada di dua pegunungan muda, yaitu sirkum pasifik dan sirkum mediterania.</p>
</div>
<p>Itulah penjelasan mengenai <em>pengertian implikasi</em>. Dengan mengetahui istilah implikasi dan penjelasannya maka Anda tidak terlalu bingung jika mendengar istilah tersebut. Semoga bermanfaat.</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/pengertian-implikasi/">Pengertian Implikasi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/pengertian-implikasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengertian Imitasi</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/imitasi/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/imitasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Sep 2019 08:45:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pengertian]]></category>
		<category><![CDATA[Sosiologi]]></category>
		<category><![CDATA[Definisi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=642</guid>

					<description><![CDATA[<p>Imitasi adalah? Manusia merupakan makhluk sosial sehingga tidak terlepas dari berinteraksi dengan manusia lainnya. Interaksi tersebut tak hanya dengan orang yang dikenal, bahkan terkadang berinteraksi dengan orang yang baru  dikenal. Dalam setiap berinteraksi dengan orang lain, tentu kita pernah mendengar kata &#8211; kata yang membuat hati merasa lebih senang, sedih, terharu dan bahkan membuat tertawa. [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/imitasi/">Pengertian Imitasi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Imitasi adalah?</strong> Manusia merupakan makhluk sosial sehingga tidak terlepas dari berinteraksi dengan manusia lainnya. Interaksi tersebut tak hanya dengan orang yang dikenal, bahkan terkadang berinteraksi dengan orang yang baru  dikenal.</p>
<p>Dalam setiap berinteraksi dengan orang lain, tentu kita pernah mendengar kata &#8211; kata yang membuat hati merasa lebih senang, sedih, terharu dan bahkan membuat tertawa. Dan juga, dengan melihat suatu hal yang menarik atau banyak orang yang menggunakannya, banyak yang malah ikut &#8211; ikutan meniru. Nah mengapa demikian?</p>
<p>Dalam ilmu sosiologi, sifat demikian dikenal dengan istilah imitasi dalam hubungannya dengan interaksi sosial. Biasanya kita mengenal kata imitasi sebagai istilah lain dari tiruan. Definisi imitasi dalam ilmu sosiologi merupakan suatu dorongan untuk meniru sesuatu yang ada pada orang lain. Imitasi ini muncul karena adanya minat, perhatian, dan adanya sikap mengagumi seseorang. Imitasi ada karena seseorang memiliki contoh atau role model yang ingin ia tiru.</p>
<h2>Pengertian Imitasi</h2>
<p>Imitasi adalah proses meniru sesuatu yang dilakukan oleh orang lain, misalnya cara berbicara, tingkah laku, gaya rambut, gaya bicara, dan lain-lain.</p>
<p>Definisi lain, imitasi merupakan suatu proses dalam berinterkasi sosial dimana seseorang belajar dengan cara meniru sikap, tindakan, tingkah laku, karakter maupun kebisaan seseorang hingga tentang gaya hidupnya. Proses ini biasanya pertama kali terjadi lingkungan keluarga, kemudian terjadi di lingkungan pergaulan masyarakat.</p>
<blockquote><p><strong>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBB)</strong>, imitasi adalah barang tiruan atau bukan barang asli. Contohnya kalung yang dibuat bukan dari emas, tetapi warnanya menyerupai emas, sedangkan dalam sastra seperti karya sastra tiruan (secara sengaja) dari karya sastra lain (asli).</p></blockquote>
<p>Imitasi ini tidak akan terjadi dengan sendirinya. Seseorang membutuhkan alasan sehingga dapat meniru seseorang. Dapat disimpulkan bahwa proses imitasi ini hanya terjadi jika seseorang mengagumi dan menerima apa yang akan ditiru. Hal ini tentu saja dapat bernilai positif ataupun negatif.</p>
<p>Jika seseorang melakukan imitasi dengan cara meniru orang yang baik, maka tentunya ia akan menjadi baik pula. Akan tetapi, jika ia hidup di lingkungan yang tidak baik atau kurang berpendidikan, dan ia mengagumi orang-orang dengan latar belakang seperti itu, maka pada akhirnya ia juga akan menjadi pribadi yang tidak baik.</p>
<h2>Contoh Imitasi</h2>
<p>Imitasi merupakan sebuah tindakan sosial yang meniru sikap, tindakan, dan tingkah laku atau penampilan fisik seseorang (idola). Proses imitasi bisa berdampak positif apabila tokoh yang ditiru mempunyai sifat dan perilaku yang secara umum baik, begitu juga sebaliknya jika negatif.</p>
<figure id="attachment_643" aria-describedby="caption-attachment-643" style="width: 768px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="wp-image-643 size-full" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Pengertian-imitasi.jpg" alt="" width="768" height="512" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Pengertian-imitasi.jpg 768w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/09/Pengertian-imitasi-300x200.jpg 300w" sizes="auto, (max-width: 768px) 100vw, 768px" /><figcaption id="caption-attachment-643" class="wp-caption-text">Contoh Imitasi yang dilakukan oleh seorang anak</figcaption></figure>
<p>Hal ini tentunya dapat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku orang yang melakukan proses imitasi. Berikut contoh imitasi positif dan negatif.</p>
<h3>Contoh Imitasi Positif</h3>
<p>Berikut beberapa contoh penerapan imitasi yang sifatnya positif:</p>
<p>1. Seorang anak dibesarkan di lingkungan pekerja keras, di mana ayahnya merupakan pekerja keras dan taat beribadah. Anak tersebut sangat mengagumi sang ayah sehingga ia mengimitasi sikap ayahnya dan tumbuh menjadi pekerja keras dan taat beribadah.</p>
<p>2. Seorang anak bergaul dengan teman-teman yang rajin belajar, pada akhirnya akan rajin belajar juga. Tindakan teman-teman sepergaulannya akan banyak ditiru jika ia merasa apa yang dilakukan teman-temannya itu memang sangat baik.</p>
<p>3. Seorang anak sering menonton acara sepak bola dan ingin menjadi pesepak bola handal. Biasanya akan mengimitasi skil atau kemampuan dari pemain sepakbola yang ia sukai.</p>
<blockquote><p><strong>Baca juga:</strong> <a href="https://www.freedomnesia.id/hubungan-sosial/">Pengertian Hubungan Sosial</a></p></blockquote>
<h3>Contoh Imitasi Negatif</h3>
<p>Berikut beberapa contoh penerapan imitasi yang sifatnya negatif:</p>
<p>1. Jika anak-anak yang lahir di keluarga yang ayahnya ternyata pemabuk akan cenderung ikut-ikitan untuk mabuk di masa depan.</p>
<p>2. Anak-anak yang bergaul di lingkungan masyarakat yang tidak besekolah akan kurang menyukai pendidikan sehingga akhirnya akan putus sekolah pula.</p>
<p>3. Anak-anak yang terlalu banyak menonton acara kekerasan seperti tarung bebas akan cenderung melakukan kekerasan terhadap teman-temannya yang lain.</p>
<p>Dari contoh di atas, dapat dilihat bahwa pengaruh imitasi memang sangat besar terutama dalam masa perkembangan seorang anak. Anak kecil masih meniru perilaku orang dewasa untuk menentukan sikapnya, lain halnya dengan orang dewasa yang sudah menemukan jati diri sehingga tidak mudah untuk meniru dan mengimitasi sikap-sikap negatif dari orang lain.</p>
<p>Oleh karena itu, maka orang tua wajib untuk memberikan contoh yang baik bagi anak serta memberikan lingkungan kehidupan yang baik bagi anak jika ingin anak memiliki masa depan yang cerah. Demikianlah penjelasan mengenai <em>pengertian imitasi </em>dan contoh pengaruh imitasi. Semoga dapat bermanfaat untuk kita semua.</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/imitasi/">Pengertian Imitasi</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/imitasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
