Pengertian Konvergen, Divergen, dan Transform

2 min read

Pengertian Konvergen, Divergen, dan Transform

Konvergen adalah? Mungkin kamu pernah mendengar istilah dari konvergen, divergen dan transform. Ketiganya merupakan jenis dari pergerakan antara satu lempeng dengan lempeng-lempeng lainnya yang saling berdampingan  dan membentuk suatu interaksi.

Jenis dari lempeng ada dua, yaitu lempeng samudera dan lempeng benua. Lempeng samudera atau bisa juga disebut dengan kerak samudera atau sima. Lempeng samudera terdiri dari silikon dan magnesium dan memiliki tebal sekitar 5 km sampai 10 km. Lempeng samudera memang lebih padat jika dibandingkan dengan lempeng lain yang dikarenakan jumlah silikon lebih banyak.

Sebelum kita lanjut ke Pengertian Kovergen, Divergen dan Transform , kamu harus tahu dulu pengertian dari lempeng Benua. Lempeng benua bisa disebut juga dengan kerak benua atau sial. Lempeng benua terdiri dari silikon dan aluminium dan memiliki tebal sekitar 30  km sampai 50 km. Lempeng benua memiliki silikon yang lebih sedikit dan kebanyakan materi berat. Lempeng benua merupakan lempeng yang digunakan oleh manusia dan berada di atas permukaan laut. Berikut ini pengertian dari masing-masing ketiganya yang harus kamu ketahui. Yuk, disimak!

Pengertian Konvergen

Konvergen adalah pergerakan lempeng, dimana lempeng-lempeng bergerak saling mendekati satu dengan yang lain dan gaya yang bekerja pada gerak ini adalah gaya kompresional.

Definisi lainnya, konvergen merupakan keadaan di mana dua lempeng yang bergerak saling berdekatan satu sama lain. Gaya yang digunakan oleh Konvergen ialah gaya kompresional yaitu gaya yang muncul akibat tekanan dari atmosfer.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), konvergen adalah: konvergen/kon·ver·gen/ /konvérgén/ a bersifat menuju satu titik pertemuan dan bersifat memusat.

Jenis Konvergen

Pengertian Konvergen, Divergen, dan Transform

Untuk lempeng Konvergen,  dibagi menjadi 3 jenis pergerakan.

1. Sukduksi

Subduksi, yaitu pergerakan Konvergen di antara dua lempeng yaitu lempeng benua dan lempeng samudera. Lempeng samudera akan menunjam ke bawah lempeng benua. Alasannya karena berat dari lempeng samudera lebih berat jika dibandingkan dengan lempeng benua. Contoh dari Subduksi adalah palung yang memanjang dari sebelah barat Sumatera, Selatan Jawa, sampai ke selatan Nusa Tenggara Timur.

2. Obduksi

Ada juga Obduksi, yaitu pergerakan Konvergen di antara kerak samudera dan kerak benua. Di mana pergerakan kerak samudera ditunjam dari atas kerak benua. Terjadinya penunjaman ini karena adanya perubahan dari batas lempeng divergen yang kemudian menjadi konvergen dan penunjaman ini membawa kerak benua berbenturan dengan kerak samudera.

3. Kolisi

Konvergen dari jenisnya yang terakhir ada Kolisi, yang merupakan pergerakan konvergen di antara lempeng dua lempeng benua. Kedua lempeng benua ini mempunyai massa dengan jenis yang sama sehingga akan membentuk pegunungan dengan lipatan yang sangat tinggi. Contoh dari Kolisi adalah pegunungan-pegunungan tertinggi seperti pegunungan Himalaya.

Pengertian Divergen

Divergen merupakan pergeragakan suatu lempeng di mana lempeng-lempeng yang bergerak saling menjauh satu sama lainnya. Gaya yang bekerja pada lempeng Divergen ialah gaya tensional (tarikan). Yang menyebabkan magma naik dari pusat bumi yang kemudian akan membentuk lantai samudera atau biasa juga disebut kerak samudera adalah Divergen. Salah satu contoh untuk Divergen ialah Mid Ocean Ridges (MOR) yang ada di dasar Atlantik.

Pengertian Transform

Transform merupakan pergerakan lempeng di mana lempeng-lempeng  itu bergerak saling berpapasan. Gaya yang digunakan oleh Transform adalah gerakan sejajar dan juga tidak tegak lurus yang kemudian menghasilkan sesar jenis Strike Slip Fault. Bisa juga Transform berarti bertemunya dua lempeng yang menyebabkan adanya gesekan secara menyamping di sepanjang sesar fault. Pergeseran yang terjadi bisa berjenis sinistral atau desktral.

Sinistar ialah patahan yang jadinya berarah horizontal di mana posisi tanah yang berada di depan bergeser ke arah kiri, sedangkan dekstral adalah patahan yang juga berarah horizontal di mana patahan yang ada di depan bergeser ke arah kanan. Contoh dari Kolisi adalah sesar San Andreas yang berada di California.

Nah, itulah ulasan mengenai pengertian konvergen, divergen dan transform. Semoga artikel ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *