<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Shalat - Freedomnesia</title>
	<atom:link href="https://www.freedomnesia.id/tag/shalat/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.freedomnesia.id</link>
	<description>Kebebasan Ilmu Pengetahuan</description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Jul 2020 04:17:45 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.2</generator>

<image>
	<url>https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2019/06/cropped-Freedomnesia-Logo-32x32.png</url>
	<title>Shalat - Freedomnesia</title>
	<link>https://www.freedomnesia.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Sujud Sahwi &#8211; Hukum, Sebab, dan Hikmah</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/sujud-sahwi-hukum-sebab-dan-hikmah/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/sujud-sahwi-hukum-sebab-dan-hikmah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 05 Jul 2020 04:17:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=1899</guid>

					<description><![CDATA[<p>Sujud sahwi adalah? Manusia adalah tempat salah dan lupa. Lupa tidak mengenal tempat dan keadaan, dan bisa terjadi di mana saja. Hal tersebut tidak terkecuali ketika melaksanakan shalat. Sebagian orang yang melaksanakan shalat, terutama yang tidak khusyuk biasanya akan lupa dan rakaat shalat. Oleh karena itu, di dalam agama Islam mensyariatkan adanya sujud sahwi. Lalu [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/sujud-sahwi-hukum-sebab-dan-hikmah/">Sujud Sahwi – Hukum, Sebab, dan Hikmah</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sujud sahwi adalah? Manusia adalah tempat salah dan lupa. Lupa tidak mengenal tempat dan keadaan, dan bisa terjadi di mana saja. Hal tersebut tidak terkecuali ketika melaksanakan shalat. Sebagian orang yang melaksanakan shalat, terutama yang tidak khusyuk biasanya akan lupa dan rakaat shalat.</p>
<p>Oleh karena itu, di dalam agama Islam mensyariatkan adanya sujud sahwi. Lalu apa itu sujud sahwi, hukum, sebab, dan tata caranya? Berikut penjelasannya!</p>
<h2>Pengertian Sujud Sahwi</h2>
<p>Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan karena lupa atau ragu-ragu di dalam shalat. Sujudnya dua kali dan dilakukan setelah membaca tahiyat akhir sebelum salam.</p>
<h2>Hukum Sujud Sahwi</h2>
<p>Adapun hukum melakukan sujud sahwi adalah <em>sunnah</em> sebagaimana hadits Rasulullah saw. sebagai berikut.</p>
<blockquote><p>Dari Abu Sa&#8217;id Al-Khudri, Nabi saw bersabda, &#8220;Apabila salah seorang di antara kamu ragu dalam salat, apakah ia sudah mengerjakan tiga atau empat rakaat, maka hendaklah dihilangkan keraguan itu, dan diteruskan salatnya menurut yang diyakini, kemudian hendaklah sujud dua kali sebelum salam.&#8221; (HR. Ahmad dan Muslim)</p></blockquote>
<h2>Sebab Sujud Sahwi</h2>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1900" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/07/Sujud-sahwi.jpg" alt="" width="1280" height="800" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/07/Sujud-sahwi.jpg 1280w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/07/Sujud-sahwi-300x188.jpg 300w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/07/Sujud-sahwi-1024x640.jpg 1024w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/07/Sujud-sahwi-768x480.jpg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /></p>
<p>Sebab-sebab orang yang shalat melakukan sujud sahwi adalah sebagai berikut.</p>
<ol>
<li>Lupa meninggalkan salah satu rukun shalat seperti lupa melakukan rukuk, iktidal, atau sujud.</li>
<li>Lupa atau ragu jumlah rakaat.</li>
<li>Lupa membaca do&#8217;a <em>qunut</em> (bagi yang membiasakan <em>qunut</em>).</li>
<li>Lupa melakukan tasyahud awal.</li>
<li>Kelebihan atau kekurangan dalam jumlah shalat.</li>
</ol>
<p>Dalam kasus rakaat kurang, apabila pada saat shalat ada yang mengingat bahwa rakaat shalat kita kurang, maka harus segera berdiri, takbir, dan melengkapi jumlah rakaatnya baru kemudian melakukan sujud sahwi.</p>
<h2>Tata Cara Sujud Sahwi</h2>
<p>Sujud sahwi dilaksanakan sebelum salam apabila yang sedang shalat lupa akan bilangan shalat yang sedang dikerjakan atau lupa tidak melakukan tahiyat awal dan kita baru ingat sebelum dia salam.</p>
<ul>
<li>Setelah selesai membaca tahiyat akhir, langsung sujud lagi dengan membaca:</li>
</ul>
<p style="text-align: right;"><strong>سُبْحَانَ مَنْ لَا يَنَامُ وَلَا يَسْهُو</strong></p>
<blockquote><p>Artinya: &#8220;Maha Suci Allah yang tidak tidur dan lupa.&#8221;</p></blockquote>
<ul>
<li>Bangun dari sujud disertai dengan mengucapkan takbir.</li>
<li>Kemudian duduk sebentar lalu takbir dan dilanjutkan sujud lagi dengan doa yang sama dengan sujud pertama.</li>
<li>Duduk kembali dan diakhiri dengan salam.</li>
</ul>
<blockquote><p><strong>Baca juga :</strong> <a title="Sujud Syukur – Pengertian, Hukum, dan Hikmah" href="https://www.freedomnesia.id/sujud-syukur-pengertian-hukum-dan-hikmah/">Sujud Syukur – Pengertian, Hukum, dan Hikmah</a></p></blockquote>
<h2>Hikmah Sujud Sahwi</h2>
<p>Manusia tidak boleh berperilaku sombong dan angkuh karena manusia adalah tempat salah dan lupa. Yang tidak pernah lupa hanyalah Allah Swt. Orang yang berbuat salah, khilaf, dan lupa harus segera memohon ampun kepada Allah dengan membaca istigfar. Demikian halnya ketika kita bersalah dengan orang tua, guru maupun teman harus segera meminta maaf kepada mereka.</p>
<p>Hikmah berikutnya adalah kita diajarkan untuk bisa memahami bahwa orang lain juga bisa salah. Jika orang tersebut mengakui kesalahannya dan minta maaf, maka sebagai umat Islam diajarkan untuk segera memberi maaf.</p>
<p>Ingatlah sifat takabur itu bisa terjangkit kepada siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Perhatikan kisah berikut ini:</p>
<blockquote><p>Dikisahkan bahwa Nabi Musa hampir saja terjerumus pada penyakit takabur ini. Pada saat ditanya oleh pengikutnya : &#8220;Ya guru, siapakah orang yang paling pandai di muka bumi ini ?&#8221;</p>
<p>Beliau menjawab : &#8220;Akulah orangnya&#8221;.</p>
<p>Seketika itu juga Allah langsung menegurnya dan diperintahnya untuk mencari seorang hamba Allah yang salih (Nabi Khidir) dan lebih pandai darinya. Beliau akan dipertemukan dengan orang itu di antara dua lautan.</p>
<p>Kisah inilah yang oleh sebagian ahli disebut sebagai proses pendidikan (tarbiyah), kisah Nabi Musa yang bertemu dengan Nabi Khidir dan menyadarkan Nabi Musa akan kekeliruannya. Kisah ini terangkum dalam Q.S. al-Kahfi/18 ayat 60-82.</p></blockquote>
<p>Nah itulah artikel lengkap tentang sujud sahwi yang merupakan salah satu sujud yang disunnahkan Nabi saw. ketika lupa dalam shalat. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai salah satu sujud dalam agama Islam dan semoga bermanfaat.</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/sujud-sahwi-hukum-sebab-dan-hikmah/">Sujud Sahwi – Hukum, Sebab, dan Hikmah</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/sujud-sahwi-hukum-sebab-dan-hikmah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Shalat Berjamaah</title>
		<link>https://www.freedomnesia.id/shalat-berjamaah/</link>
					<comments>https://www.freedomnesia.id/shalat-berjamaah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Poer]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 27 Apr 2020 04:21:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Agama Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Shalat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.freedomnesia.id/?p=1144</guid>

					<description><![CDATA[<p>Masjid merupakan tempat beribadah umat Islam. Di masjid mereka saling berdekatan, bertatapan, berjabatan tangan, bersama, dan berpautan hati demi mewujudkan semangat ukhuwah (menjalin persatuan). Rasa persatuan yang paling indah adalah persatuan dan kebersamaan orang yang shalat berjamaah. Shalat berjamaah dipimpin satu imam, sama-sama bermunajat hanya kepada Allah Swt., membaca kita suci yang satu, dan menghadap kiblat yang sama. Mereka melakukan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/shalat-berjamaah/">Shalat Berjamaah</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Masjid merupakan tempat beribadah umat Islam. Di masjid mereka saling berdekatan, bertatapan, berjabatan tangan, bersama, dan berpautan hati demi mewujudkan semangat <em>ukhuwah </em>(menjalin persatuan).</p>
<p>Rasa persatuan yang paling indah adalah persatuan dan kebersamaan orang yang <em>shalat </em>berjamaah. <em>Shalat </em>berjamaah dipimpin satu imam, sama-sama bermunajat hanya kepada Allah Swt., membaca kita suci yang satu, dan menghadap kiblat yang sama. Mereka melakukan amal yang sama, rukuk, dan sujud kepada Allah Swt. <em>Subhanallah. </em>Tahukah Anda apakah <em>Shalat</em> Berjamaah itu?</p>
<h2>Pengertian Shalat Berjamaah</h2>
<p><em>Shalat</em> Berjamaah adalah <em>shalat</em> yang dikerjakan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama dan salah seorang dari mereka menjadi imam, sedangkan yang lainya menjadi makmum. Imam adalah pemimpin <em>shalat</em> berjamaah dan jumlahnya 1 (seorang). <em>Sholat</em> berjamaah yang dilakukan paling sedikit dua orang dengan 1 orang sebagai Imam dan yang 1 lagi sebagai makmum.</p>
<h2>Hukum <em>Shalat</em> Berjamaah</h2>
<p>Nah, <em>shalat</em> lima waktu yang kita lakukan sangat diutamakan untuk dikerjakan secara berjamaah, bukan sendiri-sendiri (<em>munfarid</em>). Kalian perlu tahu bahwa hukum <em>shalat </em>wajib berjamaah adalah <em>sunnah muakkadah </em>(<em>muakkad</em>), yaitu <em>sunnah </em>yang sangat dianjurkan. Bahkan, sebagian ulama mengatakan hukum <em>shalat</em> berjamaah adalah <em>fardu kifayah</em>.</p>
<h2>Keutamaan <em>Shalat</em> berjamaah</h2>
<p>Keutamaan <em>shalat</em> berjamaah bila dibandingkan dengan <em>shalat munfarid</em> adalah dilipatkan 27 derajat. Hadis Rasulullah saw.:</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1147" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keutamaan-Shalat-Berjamaah-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="497" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keutamaan-Shalat-Berjamaah-scaled.jpg 2560w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keutamaan-Shalat-Berjamaah-300x58.jpg 300w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keutamaan-Shalat-Berjamaah-1024x199.jpg 1024w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keutamaan-Shalat-Berjamaah-768x149.jpg 768w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keutamaan-Shalat-Berjamaah-1536x298.jpg 1536w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keutamaan-Shalat-Berjamaah-2048x397.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p><strong>Artinya:</strong> <em>Dari Ibu Umar r.a., Rasulullah saw. bersabda, &#8220;Shalat berjamaah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan dua puluh derajat.&#8221;</em> <em>(H.R. Bukhari dan Muslim)</em></p>
<h2>Keistimewaan <em>Shalat</em> Berjamaah</h2>
<p>Keistimewaan lain bagi orang yang rajin <em>shalat </em>berjamaah adalah akan dibebaskan oleh Allah Swt, dari api neraka. Perhatikan keterangan dari hadis berikut ini.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p><img decoding="async" class="aligncenter size-full wp-image-1146" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keistimewaan-Shalat-Berjamaah-scaled.jpg" alt="" width="2560" height="656" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keistimewaan-Shalat-Berjamaah-scaled.jpg 2560w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keistimewaan-Shalat-Berjamaah-300x77.jpg 300w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keistimewaan-Shalat-Berjamaah-1024x262.jpg 1024w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keistimewaan-Shalat-Berjamaah-768x197.jpg 768w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keistimewaan-Shalat-Berjamaah-1536x394.jpg 1536w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Keistimewaan-Shalat-Berjamaah-2048x525.jpg 2048w" sizes="(max-width: 2560px) 100vw, 2560px" /></p>
<p><strong>Artinya:</strong> <em>Dari Anas bin Malik r.a., dari Nabi Muhammad saw., sesungguhnya beliau bersabda: &#8220;Barangsiapa shalat di masjid dengan berjamaah selama empat puluh malam, dan tidak pernah tertinggal pada rakaat pertama dari salat Isya, maka Allah akan membebaskannya baginya dari api negara.&#8221; (H.R. Ibu Majah)</em></p>
<h2>Syarat Sah <em>Shalat </em>Berjamaah</h2>
<p><em>Shalat </em>berjamaah sah apabila memenuhi syarat sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Ada imam.</li>
<li>Makmum berniat untuk mengikuti imam.</li>
<li><em>Shalat </em>dikerjakan dalam satu majelis.</li>
<li><em>Shalat</em> makmum sesuai dengan <em>shalat-nya </em>imam.</li>
</ul>
<h3>Syarat Menjadi Imam <em>Shalat</em></h3>
<p>Kedudukan imam dalam <em>shalat </em>berjamaah sangat penting. Dia akan menjadi pemimpin seluruh jamaah <em>shalat</em>, sehingga untuk menjadi imam ada syarat tersendiri. Syarat yang dimaksud adalah sebagai beirkut</p>
<ul>
<li>Mengetahui syarat dan rukun <em>shalat</em>, serta perkara yang membatalkan <em>shalat</em>.</li>
<li>Fasih dalam membaca ayat-ayat al-Qur&#8217;an.</li>
<li>Paling luas wawasan agamanya dibandingkan yang lain.</li>
<li>Berakal sehat.</li>
<li>Baligh.</li>
<li>Berdiri pada posisi paling depan.</li>
<li>Seorang laki-laki (perempuan juga boleh jadi imam kalau makmumnya perempuan semua).</li>
<li>Tidak sedang bermakmum kepada orang lain.</li>
</ul>
<h3>Syarat Menjadi Makmum</h3>
<p>Sedangkan syarat-syarat menjadi makmum adalah sebagai beirkut.</p>
<ul>
<li>Makmum berniat mengikuti imam.</li>
<li>Mengetahui gerakan <em>shalat </em>imam.</li>
<li>Berada dalam satu tempat dengan imam.</li>
<li>Posisinya di belakang imam.</li>
<li>Hendaknya <em>shalat </em>makmum sesuai dengan <em>shalat imam</em>, misalnya imam <em>shalat </em>Asar, makmum juga <em>shalat </em>Asar.</li>
</ul>
<h2>Makmum <em>Masbuq</em></h2>
<figure id="attachment_1145" aria-describedby="caption-attachment-1145" style="width: 800px" class="wp-caption aligncenter"><img loading="lazy" decoding="async" class="size-full wp-image-1145" src="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Shalat-Berjamaah.jpg" alt="" width="800" height="500" srcset="https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Shalat-Berjamaah.jpg 800w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Shalat-Berjamaah-300x188.jpg 300w, https://www.freedomnesia.id/wp-content/uploads/2020/04/Shalat-Berjamaah-768x480.jpg 768w" sizes="auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px" /><figcaption id="caption-attachment-1145" class="wp-caption-text">Shalat Berjamaah (Image by Islampos.com)</figcaption></figure>
<p>Makmum <em>masbuq</em> adalah makmum yang tidak sempat membaca surat <em>al-Fatihah</em> bersama imam di rakaat pertama. Lawan katanya adalah makmum <em>muwafiq</em>, yaitu makmum yang dapat mengikuti seluruh rangkaian <em>shalat </em>berjamaah bersama imam. Jika kalian dalam kondisi tertinggal berjamaah seperti ini, perlu kecermatan dalam tata cara menghitung jumlah rakaat.</p>
<h2>Halangan <em>Shalat </em>Berjamaah</h2>
<p><em>Shalat berjamaah</em> dapat ditinggalkan, kemudian melakukan <em>shalat </em>sendirian (<em>munfarid</em>). Faktor yang menjadi halangan itu diantaranya adalah sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Hujan yang mengakibatkan susah menuju ke tempat <em>shalat</em> berjamaah.</li>
<li>Angin kencang yang sangat membahayakan.</li>
<li>Sakit yang mengakibatkan susah berjalan menuju ke tempat <em>shalat </em>berjamaah.</li>
<li>Sangat ingin buang air besar atau buang air kecil.</li>
<li>Karena baru makan makanan yang baunya sukar dihilangkan, seperti bawang, petai, jengkol.</li>
</ul>
<h2>Tata Cara <em>Shalat </em>Berjamaah</h2>
<p>Berdasarkan ketentuan di atas, praktik <em>shalat</em> berjamaah adalah sebagai berikut.</p>
<p>1. <em>Shalat </em>berjamaah diawali dengan <em>adzan</em> dan <em>iqamah</em>, tetapi kalau tidak memungkinkan cukup dengan <em>iqamah </em>saja.</p>
<p>2. Barisan <em>shalat </em>(<em>saf</em>) di belakang imam diisi oleh jamaah laki-laki sementara jamaah perempuan berada di belakangnya.</p>
<p>3. Di dalam melaksanakan <em>shalat </em>berjamaah seorang imam membaca bacaan <em>shalat</em> ada yang nyaring (<em>jahr</em>) dan ada yang dilirihkan (<em>sir</em>). Bacaan yang dinyaringkan adalah sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Bacaan <em>takbiratul ikhram, takbir intiqal, tasmi, </em>dan salam.</li>
<li>Bacaan <em>al-Fatihah</em> dan ayat-ayat <em>al-Qur&#8217;an</em> pada dua rakaat pertama <em>shalat Maghrib, Isya, </em>dan Subuh. Begitu juga dengan <a href="https://www.freedomnesia.id/shalat-jumat/"><em>shalat </em>Jumat</a><em>, </em>gerhana, <em>Istisqa, idain </em>(dua hari raya), <em>Tarawih, </em>dan Witir.</li>
<li>Bacaan amin bagi imam dan makmum setelah imam selesai membaca <em>al-Fatihah</em> yang dinyaringkan.</li>
</ul>
<p>4. Makmum harus mengikuti gerakan imam dan tidak boleh mendahului gerakan imam.</p>
<p>5. Setelah salam, imam membaca <em>dzikir </em>dan do&#8217;a bersama-sama dengan makmum atau membacanya sendiri-sendiri.</p>
<h2>Hikmah <em>Shalat </em>Berjamaah</h2>
<p>Perbandingan pahala antara <em>shalat</em> sendirian dan dengan <em>shalat berjamaah</em>, yaitu satu berbanding 27 derajat. Hal ini karena <em>shalat </em>berjamaah memiliki hikmah, yaitu sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Menjalin silaturahmi antarsesama.</li>
<li>Mengajarkan hidup disiplin, saling mencintai, dan menghargai.</li>
<li>Menjaga persatuan, kesatuan, dan kebersamaan.</li>
<li>Menahan dari kemauan sendiri (egois).</li>
<li>Mengajarkan kepatuhan seorang muslim kepada pemimpinnya.</li>
</ul>
<h2>Perilaku Orang yang Senang Shalat Berjamaah</h2>
<p>Sikap kecintaan kepada <em>shalat</em> berjamaah dapat diwujudkan melalui perilaku sebagai berikut.</p>
<ul>
<li>Ketika masuk waktu <em>shalat</em> segera menuju ke masjid dan mengumandangkan atau mendengarkan <em>adzan.</em></li>
<li> Ketika mendengar <em>adzan </em>segera menuju masjid.</li>
<li>Mengajak teman-temannya untuk <em>shalat </em>berjamaah<em>.</em></li>
<li>Suka menjalin tali silaturahmi antara sesama di masjid.</li>
<li>Senang mendatangi majelis taklim untuk menuntut ilmu agama.</li>
<li>Tidak suka membeda-bedakan status sosial seseorang, karena kedudukannya sama di hadapan Allah Swt.</li>
<li>Bersikap demokratis, taat kepada pemimpin selama tidak melakukan kesalahan. Apabila pimpinan salah kita wajib mengingatkan ke jalan yang benar, termasuk di dalam taat kepada kedua orang tua dan guru.</li>
<li>Menjaga perstauan, kesatuan, dan bersikap demokratis.</li>
</ul>
<p>Nah, itulah informasi lengkap mengenai <em>shalat </em>berjamaah, mulai dari definisi, hukum, keutamaan, syarat sah, halangan, perilaku, dan hikmah <em>shalat </em>berjamaah. Demikian artikel mengenai <em>shalat </em>berjamaah dan semoga bermanfaat.</p>
<h2>Referensi:</h2>
<p>Buku pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti (<em>Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia 2017</em>)</p><p>The post <a href="https://www.freedomnesia.id/shalat-berjamaah/">Shalat Berjamaah</a> first appeared on <a href="https://www.freedomnesia.id">Freedomnesia</a>.</p>]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.freedomnesia.id/shalat-berjamaah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
