Pengertian Traktat, Macam, Hukum, Tahapan, dan Pembatalan

2 min read

Pengertian Traktat, Macam, Hukum, Tahapan, dan Pembatalan

Simak ulasan beirkut tentang √ traktat adalah, √ macam-macam traktat, √ pengertian traktat menurut para ahli, √ hukum traktat adalah, √ traktat multilateral dan bilateral, √ tahapan traktat, √ penyebab pembatalan traktat lengkap berikut ini!

Pengertian Traktat

Traktat (Treaty) atau perjanjian internasional adalah sebuah perjanjian yang dibuat antarnegara di bawah hukum internasional yang dituangkan dalam bentuk tertentu.

Menurut Wikipedia, Traktat adalah sebuah perjanjian yang dibuat oleh beberapa pihak yang berupa negara atau organisasi internasional yang dibuat di bawah hukum internasional.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), Traktat memiliki dua definisi, pertama yaitu bercak putih pada kulit yang tidak merata akibat sengatan sinar matahari. Sedangkan definisi yang kedua yaitu perjanjian antarbangsa (seperti perjanjian persahabatan, perjanjian perdamaian).

Secara umum, Traktat adalah  suatu perjanjian yang dibuat oleh 2 negara atau lebih tentang persoalan tertentu yang menjadi sebuah kepentingan negara yang bersangkutan dalam pelaksanaannya.

Pengertian Traktat Menurut Para Ahli

Berikut beberapa definisi traktat menurut para ahli di dunia.

Menurut Prof Dr.Mochtar Kusumaatmadja, Traktat adalah perjanjian yang diadakan antarbangsa yang bertujuan untuk menciptakan akibat-akibat hukum tertentu.

Menurut Oppenheimer-Lauterpacht, Traktat adalah suatu persetujuan antarnegara yang menimbulkan hak dan kewajiban di antara pihak-pihak yang mengadakannya.

Menurut G. Schwarzenberger, Traktat adalah suatu persetujuan antara subjek-subjek hukum internasional yang menimbulkan kewajiban-kewajiban yang mengikat dalam hukum internasional.

Menurut Konvensi Wina tentang Hukum Perjanjian (1969), Traktat adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara atau lebih yang bertujuan untuk mengadakan akibat-akibat hukum tertentu.

Macam-Macam Traktat

Pengertian Traktat, Macam, Hukum, Tahapan, dan Pembatalan

Traktat atau perjanjian internasional dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu traktat bilateral, traktat multilateral, dan traktat kolektif Berikut masing-masing penjelasan dan contohnya.

1. Traktat Bilateral

Traktat bilateral adalah perjanjian yang diadakan oleh dua negara untuk mengatur kepentingan kedua belah pihak. Traktat ini umumnya bersifat tertutup karena hanya melibatkan 2 negara yang berkepentingan saja.

Contoh traktat bilateral diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Perjanjian RI dengan cina tentang dwikewarganegaraan tahun 1955
  • Perjanjian RI dengan filipina mengenai pemberantasan penyelundupan dan bajak laut
  • Perjanjian RI dengan thailand tantang garis batas laut andaman disebelah utara selat malaka pada tahun 1971.

2. Traktat Multilateral

Traktat multilateral adalah perjanjian yang diadakan oleh banyak negara untuk mengatur kepentingan bersama negara peserta perjanjian tersebut. Umumnya traktat jenis ini sifatnya terbuka, terutama bagi negara-negara lain yang mengikutkan diri.

Contoh traktat multilateral diantaranya adalah sebagai berikut

  • Konvensi wina tahun 1961 tentang hubungan diplomatik
  • Konvensi hukum laut internasional tahun 1982 ttg laut teritorial , zona bersebelahan, ZEE, dan landas benua.

Baca juga: Pengertian Konsiliasi dan Rekonsiliasi

3. Traktat Kolektif (Traktat Terbuka)

Traktak kolektif atau traktat terbuka adalah perjanjian yang dilakukan oleh beberapa negara atau multilateral yang kemudian terbuka untuk negara lain yang terikat pada perjanjian tersebut. Contoh perjanjian traktat kolektif adalah perjanjian dalam PBB dimana negara lain terbuka untuk ikut menjadi anggota PBB yang terikat pada perjanjian yang ditetapkan oleh PBB tersebut.

Dengan demikian, traktat  multilateral yaitu perjanjian yang dibuat oleh beberapa pihak yang mengatur tentang hak dan kewajiban masing-masing pihak, serta dilakukan oleh banyak negara. Sedangkan traktat bilateral hanya dibuat antara dua negara saja, dan traktat kolektif yang menjadi perjanjian terbuka setelah terlaksananya traktat multilateral.

Hukum Traktat

Pengertian Traktat, Macam, Hukum, Tahapan, dan Pembatalan

Hukum traktat adalah suatu perjanjian yang dibuat antara dua Negara atau lebih dalam bidang keperdataan. Trutama erat kaitannya dengan perjanjian internasional.

Pasal 11 UUD menentukan: “Presiden dengan persetujuan DPR menyatakan perang, membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain”. Perjanjian dengan negara lain yang dikehendaki dalam diktum Pasal 11 UUD 1945 adalah perjanjian antarnegara atau perjanjian internasional yang kekuatan hukumnya sama dengan UUD Mengingat secara prosedural perjanjian antarnegara dibuat oleh Presiden dengan persetujuan DPR.

Berdasarkan Surat Presiden No. 2826/HK/60 yang dimaksud dengan perjanjian dalam pasal 11 UUD adalah perjanjian yang terkait dengan persoalan politik dan menyangkut riwayat hidup orang banyak, lazimnya disebut dengan traktat.

Tahapan Traktat (Perjanjian Internasional)

Tahap pertama dari traktat sebelum diadakannya perjanjian adalah perundingan. Perundingan bisa dilakukan oleh diplomat atau perwakilan dari negara yang akan berunding dengan syarat memiliki surat kuasa penuh dari pemerintah masing-masing negara, atau jika tidak bisa langsung dilakukan oleh kepala pemerintah seperti presiden.

Setelah diadakan perundingan, tahap traktat selanjutnya adalah penandatanganan, yang mana nantinya akan dijadikan sebagai bukti perjanjian. Penandatanganan bisa dilakukan oleh duta besar atau anggota legislatif maupun eksekutif.

Selanjutnya, tahap traktat yang terakhir adalah pengesahan yang dilakukan oleh pemerintahan dan anggota DPR, namun terlebih dahulu harus diadakan rapat karena traktat biasanya mencakup masalah orang banyak.

Hal yang Membatalkan Traktat

Adapun hal-hal yang menjadi penyebab batal atau berakhirnya perjanjian internasional (traktat) adalah sebagai berikut.

  • Adanya kecurangan
  • Terjadinya pelanggaran.
  • Adanya ancaman dari sebelah pihak
  • Ada pihak yang dirugikan.
  • Punahnya salah satu pihak.
  • Telah tercapai tujuan dari perjanjian itu.
  • Salah satu pihak ingin mengakhiri dan disetujui oleh pihak kedua.
  • Habisnya masa perjanjian.

Nah, itulah pengertian mengenai traktat atau perjanjian internasional, beserta macam, hukum traktat, tahapan dan penyebab batalnya traktat. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai traktat dan semoga bermanfaat.

Arti Kompleksitas

Avatar Freedoms
1 min read

Pengertian Konseptual

Avatar Freedoms
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *