Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pada Masa Bani Umayyah

2 min read

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pada Masa Bani Umayyah

Bani Umayyah (Dinasti Umayyah) adalah kekhalifahan Islam pertama setelah masa Khulafaur Rasyidin yang memerintah mulai dari 661hingga 750 M di Jazirah Arab dan sekitarnya. Kekhalifahan ini beribu kota di Damaskus, Syira.

Bani Umayah berdiri setelah Muawiyah bin Abu Sufyan, gubernur Syria, merebut kekuasaan setelah meninggalnya Khalifah Ali bin Abi Thalib. Muawiyah memindahkan ibu kota kekhalifahan dari Madinah ke Damaskus. Pada masa pemerintahan Bani Umayyah perkembangan ilmu pengetahuan cukup berkembang pesat.

Perkembangan Ilmu Pengetahuan

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pada Masa Bani Umayyah

Pada masa pemerintahan Bani Umayyah, ilmu pengetahuan mengalami kemajuan yang sangat berarti. Adapun perkembangan ilmu pengetahuan pada masa ini dapat dikelompokkan sebagai berikut.

1. Ilmu Kimia

Di antara ahli kimia ketika itu adalah Abu al-Qasim Abbas ibn Farnas yang mengembangkan ilmu kimia murni dan kimia terapan. Ilmu kimia murnia dan kimia terapan adalah dasar bagi ilmu farmasi yang erat kaitannya dengan ilmu kedokteran.

2. Kedokteran

Di antara ahli kedokteran ketika itu adalah Abu al-Qasim al-Zahrawi. Ia dikenal sebagai ahli bedah, perintis ilmu penyakit telinga, dan pelopor ilmu penyakit kulit. Di dunia Barat ia dikenal dengan Abulcasis.

Karya berjudul al-Ta’rif li man ‘Ajaza ‘an al-Ra’lif, yang pada abad XII telah diterjemahkan oleh Gerard of Cremona dan dicetak ulang di Genoa (1497 M), Basle (1541 M) dan di Oxford (1778 M). Buku tersebut menjadi rujukan di universitas-universitas di Eropa.

3. Sejarah

Adapun beberapa tokoh terkenal di bidang sejarah pada masa itu adalah sebagai berikut:

  • Abu Marwan Abdul Malik bin Habib, salah satu bukunya berjudul al-Tarikh. Ia meninggal pada tahun 852 M.
  • Abu Bakar Muhammad bin Umar, dikenal dengan Ibu Quthiyah. Karya bukunya berjudul Tarikh Iftitah al-Andalus.
  • Hayyan bin Khallaf bin Hayyan, karyanya al-Muqtabis fi Tarikh Rija al Andalus dan al-Matin.

4. Bahasa dan Sastra

Di antara tokoh terkenal di bidang sastra ketika itu adalah sebagai berikut:

  • Abu Bakar Muhammad ibn Umar. Di samping terkenal sebagai ahli sejarah, ia adalah seorang ahli bahasa Arab, nahwu, penyair, dan sastrawan. Ia juga menulis buku dengan judul al-Af’alat. Ia meninggal pada tahun 977 M.
  • Abu Amr Ahmad ibn Muhammad ibn Abd Rabbih, karya prosa diberi nama al-‘Aqd al-Farid. Ia meninggal tahun 940 M.
  • Abu Amir Abdullah ibn Syuhaid. Lahir di Cordova pada tahun 382 H/992 M dan wafat pada tahun 1035 M. Karyanya dalam bentuk prosa adalah Risalah al-awabi’ wa al-Zawabig, Kasyf al-Dakk Afar al-Syakk dan Hanut ‘Athar.

Pertumbuhan Kebudayaan Bani Umayyah

Perkembangan Ilmu Pengetahuan Pada Masa Bani Umayyah

Selain ilmu pengetahuan pada masa Bani Umayyah juga berhasil mengembangkan bidang lainnya, yaitu sebagai berikut:

1. Arsitektur

Perkembangan di bidang arsitektur ini terlihat dari bangunan-bangunan artistik serta masjid-masjid yang memenuhi kota. Kota lama pun dibangun menjadi modern. Mereka memadukan gaya Persia dengan nuansa Islam yang kental di setiap sudut bangunannya.

Pada masa Walid dibangun juga sebuah masjid agung yang terkenal dengan sebutan Masjid Damaskus yang diarsiteki oleh Abu Ubaidah bin Jarrah serta dibangunnya sebuah kota baru yaitu kota Kairawan oleh Uqbah bin Nafi.

2. Organisasi Militer

Pada masa pemerintahan Bani Umayyah ini militer dikelompokkan menjadi 3 angkatan yaitu angkatan darat (al-jund), angkatan laut (al-bahiriyah) dan angkatan kepolisian.

3. Perdagangan

Setelah Bani Umayyah berhasil menaklukan berbagai wilayah, jalur perdagangan menjadi semakin lancar. Ibu Kota Basrah di Teluk Persia pun menjadi pelabuhan dagang yang ramai dan makmur, begitu pula Kota Aden.

4. Kerajinan

Ketika Khalifah Abdul Malik menjabat, mulailah dirintis pembuatan tiras (semacam bordiran), yakni cap resmi yang dicetak pada pakaian khalifah dan para pembesar pemerintahan.

Nah, sekarang kalian semakin tahu, bukan? Bahwa kemajuan yang dicapai oleh Bani Umayyah dalam bidang ilmu pengetahuan dan budaya tidak lain karena semangat umat Islam dalam menggali dan mengembangkan ilmu pengetahuan.

Dengan mempelajari sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan ini diharapkan dapat memberikan pengaruh terhadap akhlak kita dalam kehidupan sehari-hari. Sekian dan semoga bermanfaat.

Poer
Poer Nothingツ
Poer Nothingツ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *