Organel Sel dan Fungsinya

3 min read

Organel Sel dan Fungsinya

Apa itu organel sel? Organel sel adalah komponen-komponen penyusun sel yang bersifat hidup. Organel sel merupakan bagian paling penting dalam suatu sel yang memiliki fungsi utama mengatur proses kehidupan di dalam sel. Organel sel terdapat pada bagian yang disebut dengan sitoplasma.

Organel sel memiliki banyak sekali macam dan memiliki fungsi masing-masing. Lalu apa saja macam organel sel beserta fungsinya? Berikut ulasan lengkapnya.

Organel Sel dan Fungsinya

Beberapa organel hanya terdapat di sel hewan dan ada juga yang hanya terdapat pada sel tumbuhan. Di antaranya pada sel hewan terdapat lisosom dan sentrosom, sedangkan pada sel tumbuhan terdapat vakuola, plastida, dan peroksisom. Organel sel ada beberapa macam, yaitu sebagai berikut.

1. Nukleus (Inti Sel)

Organel Sel dan Fungsinya

Nukleus adalah komponen utama dalam sel yang befungsi mengatur aktivitas sel karena di dalam inti sel terdapat kromosom yang berisi DNA untuk mengatur sintesis protein. Nukleus terdiri dari sebagai berikut:

  • Selaput inti (kariotake), berfungsi mengatur keseimbangan antara nukleoplasma dan sitoplasma, serta regulasi protein.
  • Cairan inti (nukleoplasma), merupakan cairan inti berupa gel yang tersusun dari substansi kimia seperti ion-ion, protein, enzim, nukleotida, dan benang-benang kromatin.
  • Anak inti (nukleous), berperan dalam sintesis protein.

2. Retikulum Endoplasma (RE)

Organel Sel dan Fungsinya

Retikulum endoplasma adalah sebuah sebuah sistem membran yang berlipat lipat yang bersatu dengan membran sel dan membran inti. Adapun fungsi dari retikulum endoplasma (RE) adalah sebagai berikut:

  • Menghasilkan (melakukan sintesis) protein yang dibutuhkan sel.
  • Menyalurkan bahan genetic antara inti sel (nukelus) dengan sitoplasma.
  • Sebagai alat transportasi zat-zat di dalam sel itu sendiri.

Retikulum endoplasma (RE) dibedakan menjadi dua tipe, yaitu sebagai beirkut:

  • RE kasar (ditempeli ribosom), berfungsi sebagai alat transportasi protein yang disintesis oleh ribosom, misalnya RE yang terdapat pada sel pankreas.
  • Re halus (tidak ditempeli ribosom), berfungsi menyintesis lipid, fosfolipid, dan steroid, misalnya RE yang terdapat pada sel epitel usus.

3. Badan Golgi (Golgi Kompleks)

Organel Sel dan Fungsinya

Badan adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel dan berbentuk seperti kantong yang pipih, dibatasi oleh membran. Pada sel tumbuhan, badan golgi disebut dengan diktiosom. Adapun fungsi badan golgi, yaitu sebagai berikut:

  • Membentuk membran sel dan dinding sel tumbuhan.
  • Membentuk kantong (vesikula) pada sel-sel kelenjar untuk sekresi.
  • Membentuk akrosom pada spermatozoa, kuning telur pada sel telur, dan lisosom.
  • Tempat pembentukan zat-zat sekresi (polisakarida, protein, musin), dan menyekresikannya keluar sel.

4. Mitokondria

Organel Sel dan Fungsinya

Mitokondria adalah organel sel yang terlindungi oleh membran ganda (terdiri dari dua lapis). Membran dalam berlekuk-lekuk disebut krista. Fungsi mitokondria yang utama adalah sebagai tempat respirasi sel. Mitokondria terdapat pada semua sel eukariotik, berfungsi sebagai the power of house karena merupakan tempat berlangsungnya respirasi aerob sel.

5. Lisosom

Organel Sel dan Fungsinya

Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik. Adapun fungsi lisosom, yaitu sebagai berikut:

  • Melakukan pencernaan intrasel.
  • Autolisis adalah penghancur diri sel dengan cara membebaskan semua isi lisosom dalam sel.
  • Autofagi adalah penyingkiran struktur-struktur yang tidak dikehendaki dalam sel.
  • Eksositosis adalah pembebasan enzim ke luar sel.

6. Badan Mikro

Organel Sel dan Fungsinya

Badan Mikro hampir menyerupai lisosom, berbentuk agak bulat, diselubungi membran tunggal, dan di dalamnya berisi enzim katalase & oksidase. Adapun fungsi badan mikro adalah sebagai berikut:

  • Oksidasi substrat pada mamalia.
  • Oksidasi asam lemak mamalia.
  • Oksidasi asam lemak pada endosperm biji tanaman.
  • Jalur glikolat.

Badan mikro dibedakan menjadi dua macam, yaitu sebagai berikut:

  • Peroksisom, terdapat pada sel hewan (sel hati, sel ginjal, dan sel otot) serta sel tumbuhan (pada berbagai tipe sel). Peroksisom mengandung enzim katalase yang berfungsi menguraikan hidrogen peroksida (H2O2) menjadi oksigen dan air.
  • Glioksisom, hanya terdapat pada tumbuhan, misalnya pada lapisan aleuron biji padi-padian. Selain itu, juga ditemukan di jaringan penyimpan lemak dari biji yang berkecambah. Glioksisom mengandung enzim yang dapat mengubah lemak menjadi gula.

7. Plastida

Organel Sel dan Fungsinya

Plastida adalah organel sel yang mampu membelah, tumbuh, berdiferensiasi sehingga menjadi berbagai macam bentuk (relatif besar) dan berisi cairan yang kaya akan protein.

Fungsi plastida adalah sebagai penyimpanan makanan berupa leukoplas dan kromoplas, serta berperan dalam perubahan warna daun, seperti warna hijau yang memberi efek fotosintesis dalam tanaman tersebut.

Plastida hanya dimiliki oleh sel tumbuhan. Plastida terdiri dari butiran yang mengandung pigmen atau zat warna. Plastida ada tiga macam yaitu kloroplas, kromoplas, dan leukoplas.

8. Vakuola

Organel Sel dan Fungsinya

Vakuola adalah organel sitoplasmik yang berupa seperti zat cair, vakuola ini sendiri dibungkus oleh selaput yang sangat tipis atau pun tonoplas. Vakuola hanya terdapat pada sel tumbuhan. Vakuola pada sel tumbuhan dikelilingi membran tunggal yang disebut tonoplas.

Fungsi vakuola adalah menyimpan alkaloid dan pigmen antosianin, tempat penimbun sisa metabolisme, ataupun tempat penyimpanan zat makanan.

9. Ribosom

Organel Sel dan Fungsinya

Ribosom adalah salah satu organel yang berukuran kecil dan padat dalam sel yang memiliki fungsi dalam sintesis protein. Ribosom berfungsi sebagai tempat sintesis protein. Kumpulan ribosom yang menyintesis satu jenis protein disebut polisom. Ribosom terdapat di dalam sitoplasma secara bebas dan terikat pada Retikulum Endoplasma (RE).

10. Sitoskeleton (Rangkai Sel)

Organel Sel dan Fungsinya

Sitoskeleton berfungsi sebagai kerangka sel, membantu gerakan substansi dari satu bagian sel ke bagian lain, dan memberikan kekuatan mekanik pada sel. Sitoskeleton tersusun dari tiga jenis serabut yaitu sebagai berikut:

  • Mikrotubulus, berfungsi mempertahankan bentuk sel, membentuk flagela, silia, dan sentriol.
  • Mikrofilamen, berperan dalam memisahkan sel anak (gelendong pembelahan).
  • Filamen intermediet, berfungsi mempertahankan bentuk sel, tempat bertautnya nukleus dan organel-organel lainnya.

11. Sentriol

Organel Sel dan Fungsinya

Sentriol adalah Organel Sel terdiri dari 2 perangkat Mikrotubula. Sentriol hanya dimiliki oleh sel hewan, dan setiap komponen sentriol terdiri dari 9 Mikrotubula. Di dalam sel, sentriol memiliki jumlah sepasang yang disebut sentrosom.

Fungsi sentriol adalah sebagai organel yang berfungsi untuk pembelahan sel. Pada saat sel membelah, sentriol bereplikasi dan menghasilkan benang-benang spindel untuk melekatkan kromosom.

Nah, itulah artikel lengkap mengenai organel sel dan fungsinya beserta penjelasannya. Demikian artikel yang dapat kami bagikan mengenai organel sel, semoga dapat membantu dan menjadi referensi dalam tugas Anda. Sekian dan terima kasih.

Poer
Poer Nothingツ
Poer Nothingツ

Persebaran Fauna di Indonesia

Poer Poer
1 min read

Fungsi Nukleolus

Poer Poer
1 min read

Struktur Jaringan Tumbuhan

Poer Poer
2 min read

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *