Home » Biologi » Filum Arthropoda

Filum Arthropoda

2 min read

Filum Arthropoda

Filum Arthropoda (Artropoda) adalah salah satu filum yang paling besar dan banyak dalam dunia hewan yang mencakup serangga, udang, lipan, laba-laba dan hawan sejenis lainnya. Hewan Arthropoda baniak ditemukan di wilayah perairan seperti di laut, air Tawar, daratan dan lingkungan udvara.

Kata Arthropoda berasal dari bahasa Yunani “ἄρθρον árthron” yang berarti ruas, buku, atau segmen, dan “πούς pous (podos)” yang berarti “kaki”. Jadi bila disatukan berarti “kaki berbuku-buku”, karena memang Artropoda dikenal dengan nama hewan berbuku-buku atau hewan beruas.

Ciri-Ciri Arthropoda

  1. Mempunyai tubuh dan kaki beruas-ruas, simetri bilateral, dan triploblastik selomata.
  2. Mempunyai kerangka luar (eksoskeleton) dari bahan kitin.
  3. Mempunyai mata majemuk (faset) atau mata tunggal (oselus).
  4. Reproduksi secara generatif, akan tetapi ada yang secara partenogenesis dan menghasilkan individu yang steril.

Klasifikasi Arthropoda

Arthropoda dibagi menjadi empat kelas, yaitu Crustacea, Insecta, Myriapoda, dan Arachnida. Berikut masing-masing pengertian dan ciri-cirinya.

1. Crustacea (Krustasea)

Filum Arthropoda
Kepiting

Crustacea atau krustasea adalah suatu kelompok besar dari filum arthropoda yang terdiri kurang lebi 52.000 spesies yang sudah terdeskripsi. Kelompok arthropoda ini mencakup hewan-hewan penghuni air seperti udang, lobster, kepiting, udang kraan, dan teritip. Ciri-ciri custacea adalah sebagai berikut.

  • Tubuh bersegmen dan terdiri dari sefalotoraks (kepala dan dada menjadi satu) yang dilindungi oleh karapaks serta abdomen (perut)>
  • Terdapat 5 pasang kaki pada sefalotoraks dan 5 pasang kaki pada abdomen.
  • Pada bagian kepada terdapat 2 pasang antena, 1 pasang mandibula, 1 pasang maksila pertama, dan 1 pasang maksila kedua.
  • Tubuh dilengkapi pleopod untuk berenang, menggali liang, buang angin, mengeluarkan telur bagi Crustacea betina, dan sebagai alat kopulasi bagi Crustacea jantan.
  • Dilengkapi uropod untuk membantu berenang.

Ordo dari kelas Crustacea adalah sebagai berikut.

  • Branchiopoda, contoh: Daphnia pulex.
  • Ostracoda, contoh: Cypris candida.
  • Copepoda, contoh: Cyclops.
  • Cirripedia, contoh: Balaridia sp.
  • Isopoda, contoh: Inicus asellus.
  • Stomatopoda, contoh: Squilla empusa.
  • Decapoda, contoh: Neptunus peligicus.

2. Insecta

Filum Arthropoda
Belalang

Insecta atau serangga adalah salah satu kelas avertebrata dalam filim arthropoda yang memiliki exoskeleton berkitin, bagian tubuhnya terbagi menjadi tiga bagian, yaitu kepala, thorax, dan abdomen. Insecta juga memiliki tiga pasang kaki yang terhubung ke thorax, memiliki mata majemuk, dan sepasang antena. Ciri-ciri Insecta adalah sebagai berikut.

  • Tubuhnya beruas-ruas terdiri dari kepala (caput), dada (toraks), dan perut (abdomen).
  • Pada bagian kepala terdapat sepasang mata faset (majemuk), mata tunggal (oselus), sepasang antena sebagai alat peraba, dan alat mulut yang terdiri dari mandibula, maksila, dan labium.
  • Dada terbagi menjadi tiga bagian, yaitu protoraks, mesotoraks, dan metatoraks yang masing-masing terdiri dari sepasang kaki. Pada protoraks dan mesotoraks umumnya terdapat sayap.
  • Pada abdomen terdapat spirakel, yaitu lubang pernapasan yang menuju tabung trakea. Pada abdomen Insecta betina segmen ke-9 dan 10 terdapat ovipositor (alat pelatak telur).
  • Mengalami metamorfosis (perubahan bentuk) terdiri dari dua macam, yaitu metamorfosis tidak sempurna (telur → hewan muda/nimfa → hewan dewasa/imago) dan metamorfosis sempurna (telur → larva/ulat → kepompong/pupa → hewan dewasa/imago).

Berdasarkan tipe sayap, tipe mulut, dan metamorfosisnya, Insecta digolongkan menjadi dua subkelas, yaitu Apterigota: tidak bersayap serta idak mengalami metamorfosis, dan Pterigota: mempunyai sayap dan mengalami metamorfosis.

3. Myriapoda

Filum Arthropoda
Keluwing

Myriapoda adalah salah satu kelas dari hewan tidak bertulang belakang yang termasuk ke dalam filim Arthropoda. Kelompok ini mencakup hewan keluwing dan kelabang yang termasuk ke dalam hewan dengan kaki banyak. Ciri-ciri hewan Myriapoda adalah sebagai berikut.

  • Tubuh terdiri dari 10-200 segmen, memiliki banyak kaki.
  • Tubuh tersusun dari kepala (caput) dan perut (abdomen).

Myriapoda terbagi menjadi dua ordo yaitu sebagai berikut.

  • Chilopoda: tubuh pipih beruas-ruas, tiap ruas terdapat 1 pasang kaki kecuali 1 segmen di belakang kepala dan 2 segmen terakhir; sebagai predator.
  • Diplopoda: tubuh silindris beruas-ruas, tiap ruas tubuh terdapat 2 pasang kaki; sebagai herbivora.

4. Arachnida

Filum Arthropoda
Laba-laba

Arachnida atau serangga berkaki delapan adalah hewan invertebrata dalam filum Arthropoda subfilum Chelicerata. Istilah arachnida berasal dari bahasa Yunani Arachne yang artinya laba-laba. Di dalam kelompok ini termasuk hewan seperti laba-laba, kalajengking dan ketonggeng.

Tubuh dari Arachnida terdiri dari sefalotoraks dan perut (abdomen), pada sefalotoraks tidak terdapat antena, terdapat sepasang pedipalpus (alat capit sebagai tangan, indra, maupun alat kopulasi), 4 pasang kaki, mata tunggal, kelisera (taring pisau mengandung racun berbentuk gunting/catut untuk melumpuhkan mangsa), dan spineret (organ penghasil sutra).

Nah, itulah informasi lengap mengenai filum Arthripoda beserta ciri-ciri dan klasifikasi yang dibagi ke dalam 4 jenis yaitu Crustacea, Insecta, Myriapoda, dan Arachnida. Demikian artikel yang dapat saya bagikan mengenai salah satu filum hewan dan semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *