Faktor Penyebab Masalah Sosial

2 min read

Faktor Penyebab Masalah Sosial

Pada dasarnya, permasalahan yang terjadi di dalam masyarakat terjadi karena adanya hubungan timbal balik yang terjadi karena adanya proses interaksi sosial. Seperti yang telah diketahui, interaksi sosial terbagi menjadi dua, yaitu interaksi sosial asosiatif dan disosiatif.

Interaksi sosial yang bersifat disosiatif dapat menimbulkan gejala-gejala sosial yang normal sehingga hasilnya akan menjadi keteraturan dalam hidup bermasyarakat. Adapun interaksi sosial bersifat disosiatif dapat memberikan gejala sosial yang tidak normal (patologis) sehingga menimbulkan ketidakteraturan (disintegrasi) sosial.

Di dalam ilmu sosiologi, gejala-gejala sosial inilah yang disebut dengan masalah sosial. Masalah sosial terjadi karena adanya unsur-unsur di dalam suatu kelompok masyarakat yang tidak berfungsi normal sehingga mengakibatkan kesulitan dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Pada akhirnya, masalah sosial berarti sesuatu yang terjadi dalam kehidupan nyata (das sein) tidak berjalan sesuai dengan harapan (das sollen) di dalam kehidupan sosial.

Elemen Masalah Sosial

Faktor Penyebab Masalah Sosial

Terdapat dua elemen penting terkait dengan definisi masalah sosial. Elemen yang pertama adalah elemen objektif. Elemen objektif menyangkut keberadaan kondisi sosial. Kondisi sosial disadari melalui pengalaman hidup kita, media, dan pendidikan. Kondisi sosial tersebut secara objektif berbahaya bagi masyarakat.

Kondisi tersebut benar-benar nyata dan pernah dialami oleh masyarakat, misalnya kita bertemu dengan perminta-minta yang terkadang datang dari rumah ke rumah. Kita menonton berita di televisi tentang peperangan, kemiskinan, dan human trafficking atau perdagangan manusia. Kita membaca di berbagai media surat kabar atau internet tentang orang-orang yang kehilangan pekerjaannya.

Elemen yang kedua adalah elemen subjektif yang menyangkut pada keyakinan bahwa kondisi sosial tertentu berbahaya bagi masyarakat dan harus diatasi, misalnya kejahatan, penyalahgunaan obat dan polusi. Kondisi sosial tersebut sering dianggap oleh masyarakat tertetu sebagai masalah sosial. Namun, bagi masyarakat yang lain, kondisi tersebut dianggap sebagai kondisi yang mengurangi kualitas hidup manusia.

Berdasarkan kedua elemen tersebut, masalah sosial di definisikan sebagai kondisi sosial yang dipandang oleh suatu masyarakat berbahaya bagi anggota masyarakat dan harus diatasi.

Penyebab Masalah Sosial

Terdapat berbagai permasalahan sosial dalam masyarakat karena adanya perbedaan latar belakang permasalahan sosial tersebut. Dengan demikian, perlu mengenal latar belakang terjadinya permasalahan sosial dalam masyarakat dalam memahami permasalahan sosial.

Berikut beberapa kondisi yang menyebabkan permasalahan sosial.

  • Adanya penyimpangan sosial di lingkungan masyarakat.
  • Adanya pengangguran atau pembatasan sumber daya alam.
  • Bertambah dan berkurangnya penduduk.
  • Adanya ketimpangan dalam proses penentuan kebijakan.

Faktor Penyebab Masalah Sosial

Faktor Penyebab Masalah Sosial

Permasalahan sosial secara umum terjadi karena adanya ketimpangan antara harapan dan kenyataan sebagai akibat interaksi sosial dalam masyarakat. Berikut faktor yang menyebabkan permasalahan sosial dapat timbul dari kekurangan dalam diri manusia ataupun kelompok.

1. Faktor Ekonomi

Faktor ekonomi berkaitan dengan pendapatan, kekayaan, dan upaya pemenuhan kebutuhan hidup. Faktor ekonomi juga berhubungan dengan upaya pemenuhan kabutuhan, seperti sandang, pangan, dan papan.

2. Faktor Biologis

Faktor biologis disebabkan oleh gangguan fisik, seperti penyakit dan gangguan kesehatan. Contoh: wabah penyakit menular yang dapat mendorong permasalahan sosial dalam bidang kesehatan.

3. Faktor Psikologis

Faktor psikologis berkaitan dengan cara berpikir, kemauan, emosi, dan perilaku. Gangguan psikologis menunjukkan keadaan-keadaan yang tidak normal. Gangguan tersebut dibagi menjadi dua, yaitu gangguan saraf dan gangguan jiwa.

Ketidaknormalan tersebut terlihat dari berbagai gejala, antara lain munculnya rasa tegang, putus asa, murung, gelisah, cemas, histeris, ketakutan, dan pikiran-pikiran negatif lainnya.

Orang yang memiliki gangguan kejiwaan dapat melakukan tindakan merugikan orang lain tanpa disadarinya. Contoh: orang gila membuat kerusuhan di pasar tradisional sehingga menganggu aktivitas masyarakat sekitar.

4. Faktor Kebudayaan

Faktor kebudayaan berkaitan dengan nilai dan norma masyarakat seperti adat istiadat dan kebiasaan. Setiap masyarakat memiliki latar belakang budaya berbeda. Oleh karena itu, penanaman nilai budaya menyimpang dan perbedaan kebudayaan dapat menyebabkan permasalahan sosial. Contoh: budaya malas dapat menyebabkan masyarakat enggan melakukan perubahan dan perbedaan budaya dapat menyebabkan konflik dalam masyarakat.

Nah, itulah faktor penyebab masalah sosial yang sering terjadi di kehidupan bermasyarakat. Demikian artikel yang bisa kami bagikan mengenai materi sosiologi kelas 11 bab masalah sosial, dan semoga bermanfaat.

Poer
Poer Nothingツ
Poer Nothingツ

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *